Darmawangsyah Muin Resmi Dilantik Sebagai Bupati Gowa Dua Hari Setelah HT Dipenjara

e2589fc1 804d 473a a471 4866426d6ae2

Gowa, Netral.co.id — Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, Rabu (28/10/2026). Ia menggantikan Sitti Husniah Talenrang yang diberhentikan dari jabatan bupati setelah polemik hak angket DPRD Gowa berujung pada proses pemberhentian melalui keputusan pemerintah pusat.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar. Darmawangsyah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa sebelum ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa.

Pelantikan ini menjadi babak baru bagi pemerintahan Kabupaten Gowa setelah polemik politik yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Pergantian kepemimpinan tersebut juga terjadi di tengah proses hukum yang menjerat Husniah Talenrang, yang ditahan Polda Sulsel pada Senin (26/10/2026) dalam perkara dugaan pemerasan, pungutan liar, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang terkait pengurusan perizinan di Kabupaten Gowa. Dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengingatkan Darmawangsyah agar memanfaatkan masa jabatan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala daerah merupakan amanah yang tidak berlangsung selamanya.

“Amanah ini tidak selamanya melekat, tidak selamanya menjadi bupati, dan tidak akan pernah menjadi bupati selamanya. Maka dari itu, manfaatkan setiap menit, setiap detik, setiap jam untuk pelayanan masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Gubernur juga meminta Darmawangsyah merangkul kembali semua pihak serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi. Ia menyatakan Pemprov Sulsel siap mendukung pemerintahan Kabupaten Gowa dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

“Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar,” ujar Andi Sudirman.

Sementara itu, Darmawangsyah menyatakan pembenahan internal pemerintahan dan penyelesaian persoalan keuangan daerah menjadi prioritas setelah dirinya resmi menjabat sebagai bupati definitif.

“Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga,” tegas Darmawangsyah.

Ia juga menyebut sejumlah kewajiban keuangan pemerintah daerah mulai terurai. Penyelesaian utang, pembayaran hak aparatur, serta percepatan realisasi anggaran menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat kembali berjalan optimal.

Dengan resmi dilantiknya Darmawangsyah Muin, pemerintahan Kabupaten Gowa kini memasuki fase baru.

Selain menuntaskan persoalan anggaran dan program pembangunan, tantangan lainnya adalah menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta memastikan polemik sebelumnya tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Comment