Makassar, Netral.co.id – DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai menanamkan pemahaman politik kepada generasi muda sejak bangku sekolah menengah atas (SMA).
Pendidikan politik tersebut menjadi agenda berkelanjutan Demokrat Sulsel yang tahun ini memasuki pelaksanaan tahun kedua dengan melibatkan ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Makassar.
Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah, mengatakan pendidikan politik tidak seharusnya hanya dilakukan menjelang pemilihan umum atau ketika memasuki masa kampanye.
Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman politik sejak dini agar mampu melihat politik secara lebih luas dan tidak terjebak pada pandangan negatif.
“Ini tahun kedua kita laksanakan pendidikan politik untuk anak SMA. Di samping itu kita juga mendorong ada lomba pidato politik, lomba orasi, lomba baca puisi dan sebagainya,” kata Ni’matullah saat kegiatan pendidikan politik Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (3/10/2026).
Ia menjelaskan, pendidikan politik merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Ni’matullah menilai politik tidak hanya berkaitan dengan partai politik maupun pemilu, tetapi juga menyangkut berbagai keputusan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Politiklah yang menentukan apakah kita bayar listrik lebih mahal atau bahkan gratis, itu semua keputusan politik. Nah, saya kira ini perlu dipahami sejak dini,” ujarnya.
Selain menyasar pelajar, Demokrat Sulsel juga berencana memperluas pendidikan politik kepada masyarakat umum. Para pengurus partai didorong membuka ruang diskusi di lingkungan masing-masing agar pemahaman masyarakat mengenai politik semakin berkembang.
Ni’matullah menegaskan, kegiatan tersebut bukan bagian dari kampanye politik. Menurutnya, momentum pemilihan masih jauh sehingga saat ini menjadi kesempatan untuk membangun wawasan dan kesadaran politik generasi muda.
“Kami tidak mencari Anda hanya kalau kampanye. Ini masih jauh waktunya untuk kampanye politik, untuk pemilihan-pemilihan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan politik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarpelajar dari berbagai sekolah.
Menurutnya, perbedaan lingkungan pendidikan tidak boleh menjadi sekat dalam membangun persaudaraan. Para pelajar justru diharapkan dapat memperluas pergaulan dan membangun komunikasi sejak dini.
“Siapa pun yang sekolah di tempat lain itu juga temanmu, itu juga saudaramu. Bangun silaturahmi, siapa tahu suatu waktu kau sama-sama kuliah di kampus yang sama, lebih jauh lagi jangan sampai suatu waktu kau akan kerja di tempat yang sama,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Sulsel, Ukrima Rijal, mengapresiasi langkah Demokrat Sulsel yang menyelenggarakan pendidikan politik bagi generasi muda.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ia menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran pelajar mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Menurut Ukrima, pendidikan politik tidak sebatas membahas partai politik dan pemilu, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan sosial, pemerintahan, serta partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan generasi muda dalam menyaring informasi di tengah perkembangan media sosial dan platform digital.
“Di era digital seperti sekarang ini, kemampuan untuk menyaring informasi juga menjadi hal yang sangat penting. Tidak semua informasi yang kita terima benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Karena itu, Ukrima mengajak para pelajar agar kritis dalam menerima informasi, santun dalam menyampaikan pendapat, serta bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Ia juga menekankan bahwa perbedaan pilihan dan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan, bukan menjadi alasan untuk saling bermusuhan.
Kegiatan pendidikan politik Demokrat Sulsel tersebut diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Makassar. Sejumlah pengurus Demokrat Sulsel dan anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Demokrat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Comment