Makassar, Netral.co.id – Pemerintah Kota Makassar menyiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar yang berlangsung sepanjang November 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan tahun ini lebih menitikberatkan pada pelayanan publik, kegiatan sosial, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat dibandingkan acara seremonial.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut melibatkan sekitar 23 organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah program yang disiapkan di antaranya bedah 419 rumah warga, sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga berbagai kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif.
Hal itu disampaikan Roem dalam agenda coffee morning persiapan HUT ke-419 Kota Makassar di The Hills Signature, Jalan Serigala Nomor 4, Makassar.
Menurut Roem, sejumlah kegiatan yang masuk dalam rangkaian HUT Kota Makassar sebenarnya merupakan program rutin masing-masing OPD yang kebetulan berlangsung pada November. Pemerintah kota kemudian mengintegrasikan kegiatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pesan Bapak Wali Kota, kegiatan ini harus berdampak langsung kepada masyarakat dan mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial,” ujar Roem.
Salah satu program utama yang disiapkan adalah bedah 419 rumah warga melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Program tersebut ditargetkan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Selain itu, Dinas Kesehatan menyiapkan sunatan massal, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Khusus donor darah, Roem mengajak masyarakat, pengurus RT/RW, serta lurah untuk berpartisipasi membantu memenuhi kebutuhan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI).
Menurutnya, ketersediaan darah sangat dibutuhkan untuk membantu pasien yang menjalani perawatan di Makassar dan sekitarnya.
Di bidang kesehatan, RSUD Daya juga menyiapkan operasi bibir sumbing dan langit-langit. Sementara itu, Dinas Kearsipan akan menggelar pameran arsip yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah dan dokumen penting Kota Makassar.
Rangkaian kegiatan juga menyasar pelayanan administrasi dan perizinan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menghadirkan mobil layanan Sahabat Usaha yang berkeliling ke sejumlah kecamatan. Layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat dan pelaku usaha mengakses informasi serta mengurus perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga menyiapkan kegiatan khusus bagi bayi yang lahir pada 9 November, bertepatan dengan hari jadi Kota Makassar. Wali Kota Makassar bersama jajaran pemerintah kota direncanakan mengunjungi bayi-bayi tersebut sekaligus memberikan kejutan berupa layanan dokumen kependudukan, termasuk akta kelahiran.
Di sektor lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan melaksanakan delapan kegiatan pembersihan kanal untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi peningkatan curah hujan di Makassar.
Sementara itu, Dinas Pertanahan akan menggelar klinik pertanahan dengan mendatangi kecamatan-kecamatan. Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai persoalan dan konflik pertanahan yang kerap terjadi.
Berbagai kegiatan lain juga disiapkan, mulai dari urban farming festival, kegiatan olahraga seperti memancing, golf, dan kejuaraan padel, hingga program kebudayaan, wisata kuliner, dan belanja.
Untuk mendorong aktivitas ekonomi, pemerintah kota bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sulawesi Selatan akan menggelar Makassar Great Sale yang melibatkan delapan pusat perbelanjaan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Selain itu, terdapat Festival Kopi, Makassar Jazz Festival, serta Festival Muara yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 November 2026. Festival Muara akan menjadi salah satu agenda penutup rangkaian HUT Kota Makassar dengan melibatkan seniman, pelaku budaya, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Untuk kegiatan sosial lainnya, pemerintah kota juga menyiapkan program nikah gratis bagi pasangan yang memenuhi persyaratan. Pelaksanaannya dijadwalkan pada 10 November, sedangkan resepsi direncanakan berlangsung pada 15 November 2026.
Adapun puncak peringatan HUT ke-419 Kota Makassar akan dilaksanakan melalui sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Makassar pada 9 November 2026, mulai pukul 08.00 Wita.
Roem menjelaskan, konsep sidang paripurna dipilih sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan berbagai bencana lainnya. Meski berlangsung sederhana, kegiatan tersebut tetap akan melibatkan tokoh masyarakat, unsur pendidikan, serta elemen pemerintahan.
Setelah sidang paripurna, agenda dilanjutkan dengan penampilan penari dari kalangan pelajar dan pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat serta pemuda.
Selain program pelayanan publik dan kegiatan sosial, pemerintah kota juga menyiapkan inovasi berupa buku terbatas yang dapat diakses masyarakat melalui Makassar Creative Hub. Buku tersebut akan digunakan dalam kegiatan berbasis kunjungan ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Masyarakat dapat mengumpulkan stempel dari setiap lokasi untuk kemudian mengikuti pengundian hadiah pada Festival Muara.
Roem berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program yang disiapkan selama November. Ia juga meminta dukungan media untuk menyebarluaskan informasi agar semakin banyak warga mengetahui dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Harapan kami, seluruh kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik melalui pelayanan publik, kesehatan, sosial, maupun kegiatan ekonomi dan kebudayaan,” tutupnya.

Comment