banner 10250x250
News  

HMI ke Rektor UIN : Stop Politisasi Kampus

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Ardiansyah
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Ardiansyah. Dok Istimewa.

Netral.co.id, Makassar, – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Ardiansyah meminta Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Hamdan Juhannis stop politisasi kampus.

“Sebaiknya Pak Rektor UIN Alauddin Makassar tidak berbicara selayaknya politisi dalam momen tertentu,” tegas Ardiansyah saat temui di salah satu warkop di Makassar, Kamis 3 November 2022.

Menurut Ardiansyah pernyataan seorang rektor yang juga pejabat eselon I di tingkat perguruan tinggi negeri sangat di sesalkan.

Baiknya seorang rektor berbicara seperlunya sebagai guru besar, dan tidak memanfaatkan posisi sebagai rektor untuk mendukung bakal kandidat tertentu pada perhelatan politik.

“Baiknya pak rektor stop politisasi kampus, jangan memanfaatkan jabatannya, karena ini institusi pendidikan yang dituntut berbicara seperlunya sebagai akademisi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis saat dikonfirmasi Netral.co.id via WhatsAppnya mengaku, tidak enak dengan teman-teman politisi pasca berbicara pada refleksi 9 tahun kepemimpinan Taufan Pawe sebagai Wali Kota Parepare, di Masjid Terapung BJ Habibie, Parepare, Senin, 31 Oktober 2022.

“Tidak enak saya dengan teman-teman politisi di Makassar,” singkat Prof. Hamdan Juhannis.

Sebelumnya, Prof Hamdan menilai, Taufan Pawe merupakan salah satu kepala daerah yang teruji dan terbukti dalam membangun Kota Parepare.

“Saya kira bapak Taufan sangat potensial. Beliau sukses memimpin Parepare. Itu bekal bagi beliau berkompetisi (di Pilgub Sulsel) karena kemepimpinan yang sukses. Apalagi beliau ketua partai di partai besar (Golkar Sulsel),” pungkasnya.