Bantaeng, Netral.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri ajak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkatkan kesehatan ibu dan anak serta cegah stunting di Kabupaten Bantaeng.
Hal itu disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bakti Sosial Pelayanan KB Serentak yang digelar di Puskesmas Kassi-Kassi, Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa’jukukang, Rabu 13 Mei 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), International Day of the Midwife (IDM) 2026, serta Pekan Imunisasi Dunia melalui Program Indonesia Bebas Zero Dose.
Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Bantaeng menegaskan bahwa pelayanan KB serentak merupakan bentuk nyata dukungan PKK terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga.
Menurutnya, program keluarga berencana tidak hanya berkaitan dengan pengendalian kelahiran, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, mencegah stunting, serta menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
“KB bukan sekadar membatasi kelahiran, melainkan upaya mengatur jarak kehamilan demi meningkatkan kesehatan ibu dan anak, mencegah stunting, serta mewujudkan keluarga yang sehat dan mandiri”, tuturnya.
Ketua TP. PKK mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif memberikan edukasi, motivasi dan mendampingi pasangan usia subur (PUS) agar tidak ragu menggunakan kontrasepsi, terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Semoga melalui bakti sosial ini, jangkauan pelayanan KB semakin merata, dan kualitas keluarga di Kabupaten Bantaeng semakin meningkat”, pungkasnya.
Turut Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala DPPKB Kabupaten Bantaeng, Fiqih Safitriyanti Luhulima, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Amiruddin, Ketua IBI Cabang Bantaeng Muliani
Ketua TP PKK Camat Pa’jukukang, Ketua TP PKK Desa Nipa-Nipa, serta Kepala Puskesmas Baruga, dan Kepala Puskesmas Kassi-Kassi Kabupaten Bantaeng.

Comment