Netral.co.id – Erling Haaland membawa pulang lebih dari sekadar kenangan dari Piala Dunia 2026. Meski langkah Norwegia terhenti di babak perempat final, sang kapten merasa turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah menjadi titik balik bagi kariernya sekaligus mengubah cara dunia memandang sepak bola Norwegia.
Bagi Haaland, pencapaian timnya tak bisa hanya dinilai dari kegagalan menembus semifinal. Ia melihat ada dampak yang jauh lebih besar, yakni tumbuhnya kebanggaan nasional dan meningkatnya perhatian dunia terhadap Norwegia sebagai kekuatan baru di sepak bola internasional.
Perjalanan impresif Norwegia berhasil membakar antusiasme publik. Saat laga perempat final berlangsung, sekitar 20 ribu suporter memadati area di depan Istana Kerajaan di Oslo untuk menyaksikan pertandingan bersama. Pemandangan tersebut menjadi simbol bahwa sepak bola kini memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Norwegia.
Haaland mengaku momen paling berkesan bukanlah ketika timnya menumbangkan Brasil di babak 16 besar, melainkan ketika ia menyadari negaranya mulai mendapat pengakuan di panggung dunia.
“Yang paling menyentuh bagi saya adalah bagaimana kami berhasil membuat Norwegia dikenal lebih luas. Saya merasa turnamen ini telah mengubah Norwegia, bahkan mengubah diri saya sendiri,” ujar Haaland.
Striker berusia 26 tahun itu mengaku masih sulit mencerna perjalanan emosional yang dijalani timnya selama enam pekan terakhir. Begitu banyak pengalaman dan emosi yang dirasakan hingga ia menyebut Piala Dunia 2026 sebagai salah satu momen paling berharga dalam hidupnya.
Meski demikian, Haaland tidak menampik rasa kecewa setelah Norwegia disingkirkan Inggris dengan skor tipis di perempat final. Menurutnya, ada sejumlah momen kontroversial yang membuat timnya gagal membalikkan keadaan, termasuk keputusan wasit yang dianggap merugikan Norwegia.
Namun, ia memilih tidak terus larut dalam kekecewaan. Haaland berharap perjalanan bersejarah ini menjadi awal kebangkitan sepak bola Norwegia dan mampu memotivasi generasi berikutnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Saya bangga dengan apa yang kami capai. Saya harap perjalanan ini bisa mempersatukan seluruh rakyat Norwegia. Sekarang saatnya beristirahat setelah melewati turnamen yang luar biasa,” tutupnya.

Comment