banner 10250x250
News  

Abdul Hayat Minta PPTI Percepatan Tangani TB di Sulsel

Abdul Hayat Buka Bimtek Vaksinator dan Data Encoder Penyakit Mulut dan Kuku
Abdul Hayat Buka Bimtek Vaksinator dan Data Encoder Penyakit Mulut dan Kuku/Ist

Netral.co.id, Makassar – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani mengukuhkan Pengurus Wilayah Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Sulsel Periode 2020-2025, dan Pelantikan Pengurus Cabang PPTI Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan Periode 2022-2027, di Hotel Remcy, Panakkukang, Makassar, Senin 21 September 2021.

Dalam sambutannya, Abdul Hayat mengapresiasi organisasi tersebut. Menurutnya, Indonesia termasuk negara yang rentan akan Tuberkulosis (TB).

Sepertinya ada masalah. Tunggu beberapa detik, lalu coba lagi.

Sehingga, Abdul Hayat meminta agar organisasi ini dapat melakukan upaya percepatan penanganan dan pemberantasan TB secara serius, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Membentuk lembaga memberikan percepatan karena TB ini untuk dunia dan Indonesia rentan sekali untuk serius kita tangani. Untuk itu segera pastikan semua stakeholder harus terlibat ini menjadi prioritas dan terdepan,” jelasnya.

Abdul Hayat juga berharap agar PPTI Sulsel dan Kabupaten Kota bisa segera menyusun program dalam pemberantasan TB dengan mengutamakan sinergitas dan secara konkret.

Abdul Hayat pun menyebut ada empat langkah yang sebaiknya dilakukan dalam penanganan TB di Sulawesi Selatan.

“Ada empat hal yang harus dilakukan, pertama, mapping secara jelas ada berapa data rentan TB di Sulsel, kedua mengukur dengan mencari alat ukur supaya memberikan pertimbangan dengan pas, selanjutnya TL atau Tindak Lanjuti kalau ada daerah lambat pergerakan, kunjungi kesana kalau ada daerah yang rawan. Dan yang terakhir, memberikan monitoring dan evaluasi agar keputusan lebih berkualitas, harus efektif dan efisien,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) PPTI Sulsel Riyanti Naziet menjelaskan berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Sulsel merupakan salah satu dari 8 provinsi tertinggi penyumbang TB di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk turut serta melakukan pemberantasan TB berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2021 tentang penanggulangan TB menuju Zero TB.

“Dengan begitu kami siap dukung program pemerintah untuk menuntaskan TB di Sulsel,” ujarnya.

Riyanti pun berharap kepada Sekda Sulsel untuk dapat mendukung program-program yang di PPTI dalam upaya memantapkam langkah melakukan pemberantasan TB di Sulsel.