banner 10250x250

Mahasiswa UNM Diminta Fokus Smart City di Luwu Utara

netral.co.id
Tiga mahasiswa jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini tengah melakukan observasi atau pengamatan di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP). Dok. Humas Pemkab Luwu Utara.

Netral.co.id, Luwu Utara – Tiga mahasiswa jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini tengah melakukan observasi atau pengamatan di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP).

Observasi dilakukan selama dua bulan, mulai Desember 2022 sampai Februari 2023. Kegiatan observasi ini dilakukan dalam rangka Praktik Industri yang sementara dilaksanakan mahasiwa program studi (prodi) Teknik Informatika dan Komputer UNM.

Tiga mahasiswi yang melakukan observasi masing-masing Mahasti Adelia Pratiwi, mahasiswi asal Luwu Utara, Aprilia Gita Prisanti (Selayar); dan Mary Talentia (Surabaya). Ketiganya resmi diterima Kadis Kominfo-SP, Arief R. Palallo, Senin 19 Desember 2022

“Program mendesak saat ini yang kami harus wujudkan dan menjadi prioritas utama kami di tahun 2023 adalah bagaimana smart city terimplementasi dengan baik. Nah, saya minta nanti kami dibantu branding ini keluar bahwa Luwu Utara siap smart city,” kata Arief, saat menerima tiga mahasiswa tersebut.

Selama proses observasi, Arief berharap agar smart city ini menjadi perhatian utama mahasiwa tersebut. Tentu dengan tidak mengabaikan tugas lain yang ada di masing-masing bidang. Mengingat tiga mahasiswa ini disebar ke masing-masing bidang.

Mahasti Adelia Pratiwi misalnya diberi tugas membantu menyusun dan mengolah data di Bidang Statistik. Sementara Aprilia Gita Prisanti yang mampu mendesain gambar dan mengedit video akan ditempatkan di Bidang Aplikasi Informatika, serta Mary Talentia yang hobi menulis akan lebih banyak membantu di Bidang Humas-IKP.

“Saya minta nanti ini menjadi perhatian kita selama proses observasi berlangsung. Rencana kita mau membentuk sekretariat smart city, sekaligus kita benahi PPID-nya. Jadi, smart city ini nanti bergandengan dengan PPID atau keterbukaan informasi publik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, Arief memberikan sedikit motivasi kepada mahasiswi tersebut. Ia mengatakan bahwa untuk menjadi mahasiswa yang sukses, maka harus selalu fokus dengan pekerjaan yang diberikan.

“Kuncinya bagaimana kita meng-eksplore potensi kita. Jangan tunggu diperintah, justru kita harus memberi masukan,” ucap Arief. Kata dia, mahasiwa adalah sumber informasi bermanfaat yang nantinya bisa dibagi saat mengaktualisasikan kehidupan kampus ke dunia kerja.

“Sibukkan dirimu, karena itu akan mengarah pada pengembangan potensi diri dan kepribadian kita. Jadi, di manapun kita diposisikan, ikut organisasi apa, ya harus tetap fokus. Sekali lagi, sibukkan diri dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Selamat bekerja,” pungkasnya.