banner 10250x250

Pemprov Apresiasi Hadirnya Balai BPPAP Mendag RI di Sulsel

Netral.co.id
Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani saat mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam peresmian gedung BPPAP Mendag RI, di Graha Sucofindo Makassar, Selasa 22 November 2022. Dok Humas Pemprov Sulsel.

Netral.co.id, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengapresiasi kehadiran Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan (BPPAP) Kementerian Perdagangan (Mendag) RI, di Kota Makassar.

BPPAP Makassar ini khusus bagi seluruh pusat pelatihan bagi seluruh provinsi di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.

Sepertinya ada masalah. Tunggu beberapa detik, lalu coba lagi.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani saat mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam peresmian gedung BPPAP Mendag RI, di Graha Sucofindo Makassar, Selasa 22 November 2022.

“Saya sangat apresiasi kehadiran balai pelatihan ini untuk Sulawesi Selatan. Terimakasih banyak kepada sahabat saya bapak Sekjen Menteri Perdagangan (Drs. Suhanto),” ungkap Abdul Hayat dalam sambutannya, Selasa 22 November 2022.

Menurut Abdul Hayat, memang perlu di dorong kuat untuk bagaimana fungsional di wilayah timur Indonesia berjalan baik dengan adanya BPPAP Mendag RI yang berpusat di Makassar.

“Saya kira itu terimakasih bapak Sekjen Menteri Perdagangan, semoga kedepannya tetap koordinasi kedepannya. Kalau itu kuat ini akan memperkuat Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan RI, Suhanto mengaku, BPPAB Makassar ini merupakan BPPAP yang ketiga sudah diresmikan dirinya bersama rombongan dari Kementerian Perdagangan RI.

“Ini adalah Balai diklat yang ketiga bapak, sudah diresmikan di Padang dan beberapa daerah lainnya. Kami menginisiasi dan memberikan jembatan kepada teman-teman fungsional yang ada di daerah,” ungkap Suhanto dalam sambutannya, 22 November 2022.

Menurut dia, pemerintah daerah membantu peningkatan ekonomi, untuk sama-sama menjaga inflasi. Untuk itu dipersilahkan pemerintah daerah mengunakan cadangan APBD agar menghindari inflasi.

“Masing-masing kabupaten kota bagaimana ASN di provinsi Sulawesi Selatan harus sama. Kita juga perlu satu persepsi supaya satu, dan sama-sama mencapai tujuan yang sama,” harapnya.

Terakhir dirinya berharap dengan adanya BPPAP di Makassar ini bisa mencetak tenaga fungsional yang handal dalam menjalankan tugasnya masing-masing.

“Makassar ini sangat luas cangkupannya harus ditambah lagi jumlah ASNnya. Terimakasih kepada seluruh kepala dinas di Sulsel ini untuk sama-sama mengembangkan Balai ini,” tutupnya.