Banjir Krtikan Soal Istilah Londo Ireng, Prabowo: I Love You Wartawan

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa kemiskinan absolut di Indonesia sudah tidak ada lagi, salah satunya berkat program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintahannya.

Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, dikutip Sabtu (23/8/2025). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Netral.co.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meluruskan polemik terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal istilah “Londo Ireng” yang sebelumnya ramai dikaitkan dengan profesi wartawan.

Pigai menegaskan, istilah tersebut tidak ditujukan kepada seluruh wartawan. Menurutnya, “Londo Ireng” merujuk pada orang-orang yang membantu kepentingan asing hingga dianggap mengkhianati negaranya sendiri.

“Londo Ireng itu maksudnya orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati negaranya. Tidak disebut wartawan,” kata Pigai di Bandung, Selasa (28/7/2026), dilansir dari laman IDN Times.

Pigai menjelaskan, istilah tersebut tidak merujuk pada profesi tertentu. Menurut dia, siapa pun dari berbagai latar belakang dapat saja masuk dalam kategori yang dimaksud apabila memiliki perilaku tersebut.

“Yang ada mungkin satu dua wartawan, mungkin juga ada dua pegawai negeri sipil, ada juga mungkin menteri, jangan salah lho. Ada juga semua komunitas yang ada,” ujarnya.

Ia juga menilai terjadi kesalahan penafsiran dalam pemberitaan yang kemudian memunculkan anggapan bahwa Presiden Prabowo menyebut wartawan sebagai “Londo Ireng”.

“Jadi yang menyatakan wartawan itu adalah sebuah media besar. Media teman kita juga, dia salah nulis judulnya itu,” kata Pigai.

Pigai menegaskan, tidak pernah ada pernyataan yang menyebut seluruh wartawan sebagai “Londo Ireng”. Ia pun menjelaskan bahwa istilah tersebut memiliki latar belakang sejarah.

Menurut Pigai, “Londo Ireng” merujuk pada orang-orang asal Ghana yang pada masa kolonial dipersenjatai Belanda dan digunakan untuk membantu pendudukan di Indonesia.

Di tengah polemik yang berkembang, Pigai juga menyampaikan pesan Prabowo kepada kalangan pers. Ia mengatakan, Presiden memiliki hubungan baik dengan para wartawan.

“Pak Prabowo bilang, ‘I love you wartawan’. Benar lho, ini saya benar lho. Tolong sampaikan. Tolong tulis,” ujar Pigai.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai untuk meluruskan persepsi yang berkembang terkait istilah “Londo Ireng” sekaligus menegaskan bahwa ucapan tersebut tidak dimaksudkan untuk menggeneralisasi profesi wartawan.

Comment