Arifuddin Daeng Situju Berpulang, Tinggalkan Jejak Panjang di Dunia Jurnalistik Sulsel

IMG 3896

Screenshot

Makassar, Netral.co.id — Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Sulawesi Selatan. Arifuddin Daeng Situju, wartawan senior yang telah puluhan tahun mengabdikan diri di dunia pers, meninggal dunia pada Senin (2/11/2026) malam.

Kepergian sosok yang akrab disapa Daeng Situju ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan seprofesinya.

Almarhum dikenal sebagai jurnalis yang memiliki perjalanan panjang dalam mengawal berbagai dinamika politik dan pemerintahan di Sulawesi Selatan.

Semasa hidupnya, Daeng Situju dikenal sebagai Redaktur Politik Berita Kota Makassar. Ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Komisi F (Komunitas Wartawan DPRD Sulsel), wadah kebersamaan para jurnalis yang bertugas meliput aktivitas parlemen Sulsel.

Puluhan tahun menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan Sekretariat DPRD Sulsel membuatnya menjadi saksi berbagai dinamika politik, pergantian kepemimpinan, hingga perjalanan para legislator di parlemen.

Salah satu sahabat yang turut merasakan kehilangan adalah Syaharuddin Alrif. Kedekatan keduanya telah terjalin sejak Syaharuddin masih aktif sebagai anggota DPRD Sulsel, bahkan pernah menduduki posisi pimpinan dewan selama satu periode.

Selama bertahun-tahun berinteraksi di lingkungan parlemen, hubungan keduanya berkembang menjadi persahabatan yang erat.

“Terus terang, saya sangat kehilangan. Pak Arif bukan orang baru dalam perjalanan hidup saya. Kami sudah saling mengenal sejak saya masih menjadi anggota DPRD Sulsel. Beliau sudah seperti saudara sendiri. Banyak kenangan dan kebersamaan yang tidak mungkin saya lupakan,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam draf keterangan Syaharuddin.

Menurut Syaharuddin, Daeng Situju bukan hanya menjalankan profesinya sebagai wartawan, tetapi juga membangun hubungan persahabatan dengan banyak orang selama perjalanan kariernya.

“Beliau bukan hanya menjalankan tugas sebagai wartawan, tetapi juga membangun persahabatan dengan banyak orang. Bagi saya, kehilangan ini sangat berarti karena ada begitu banyak cerita dan kenangan yang pernah kami lalui bersama,” lanjutnya.

Kepergian Daeng Situju menjadi kehilangan bagi dunia jurnalistik Sulawesi Selatan. Dedikasi dan perjalanan panjangnya sebagai wartawan senior akan menjadi bagian dari kenangan para sahabat dan rekan seprofesinya.

Selamat jalan, Arifuddin Daeng Situju. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf, menerima seluruh amal ibadah, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.

Comment