Sambangi Pulau Terluar, Bupati Pangkep Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2027

Sambangi Pulau Terluar, Bupati Pangkep Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2027

Sambangi Pulau Terluar, Bupati Pangkep Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2027. (Dok.Humas Pangkep)

Pangkep, Netral.co.id – Ketersediaan pangan, pelayanan dasar, dan kebutuhan energi masyarakat menjadi perhatian Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Liukang Tangaya, Kamis (29/10/2026).

Bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah (OPD), Bupati MYL menyambangi wilayah kepulauan terluar Pangkep untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyatukan persiapan sejumlah program pembangunan.

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Maccini Baji menuju Desa Setanger menggunakan KLM Anugrah Plus. Kunjungan selanjutnya diadakan ke Desa Tampaang, Sailus, dan Sapuka.

Bupati MYL meminta seluruh OPD yang ikut dalam kunjungan tersebut agar tidak sekedar melakukan pemantauan, tetapi juga mencatat kebutuhan dan aspirasi masyarakat sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.

“Saya meminta seluruh OPD mencatat apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat di lapangan. Selanjutnya, kami menyelaraskan dengan hasil Musrenbang agar bisa menjadi bahan penyusunan program dan penganggaran tahun 2027,” ujar MYL.

Oleh karena itu, kunjungan langsung ke wilayah kepulauan penting untuk perencanaan pembangunan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Bantuan tersebut mencakup ketersediaan bahan pangan, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, hingga kebutuhan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat di pulau-pulau terluar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pangkep, Zulfadli, mengatakan kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kondisi pelayanan dasar masyarakat di wilayah kepulauan.

“Dalam kunjungan ini, kami akan mengumpulkan ketersediaan pangan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan,” kata Zulfadli.

Ia menjelaskan, rombongan dijadwalkan mengunjungi empat desa, yakni Setanger, Tampaang, Sailus, dan Sapuka. Perjalanan menuju wilayah tersebut memerlukan waktu dan persiapan khusus karena jarak tempuh dari Pelabuhan Maccini Baji menuju Desa Setanger diperkirakan mencapai 241 mil dengan waktu perjalanan sekitar 36 jam.

Selain memenuhi kebutuhan pangan dan pelayanan dasar, rombongan juga mengadakan meninjau persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menurut Zulfadli, peninjauan tersebut menjadi bagian dari agenda untuk melihat kesiapan pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Selain menjaga kondisi masyarakat, kami juga akan melihat persiapan pembangunan PLTS dan Koperasi Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

Peninjauan persiapan PLTS diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan energi masyarakat, sedangkan rencana pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi nelayan.

Pemkab Pangkep berupaya memastikan aspirasi masyarakat kepulauan menjadi bagian dari prioritas pembangunan tahun 2027, terutama dalam menyediakan kebutuhan dasar, dukungan infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan warga.

Comment