MAKASSAR — Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi memulai tahapan pemilihan Rektor periode 2027–2031 pada Kamis (3/9/2026).
Tahapan tersebut diawali dengan pengumuman dan sosialisasi Peraturan Senat UNM terkait proses penjaringan, penyaringan hingga pemilihan Rektor.
Ketua Senat UNM, Resekiani Mas Bakar, mengatakan seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan berdasarkan fungsi dan kewenangan Senat serta mengacu pada regulasi yang berlaku.
“Berdasarkan fungsi dan wewenang Senat yang melakukan penjaringan, penyaringan, dan pemilihan Rektor, kami melaksanakan seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Resekiani dalam konferensi pers di Makassar, Kamis (3/9/2026).
Menurut Resekiani, dimulainya tahapan tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab Senat untuk menyampaikan kepada publik bahwa proses penjaringan Rektor UNM telah berjalan.
Ia menegaskan, pemilihan Rektor bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk menentukan arah UNM dalam beberapa tahun mendatang.
“Bagi Senat, pemilihan Rektor ini bukan sekadar momentum pergantian pemimpin UNM, tetapi juga merupakan momentum untuk menentukan arah universitas pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Senat UNM juga berkomitmen menjaga integritas seluruh rangkaian pemilihan. Koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) dilakukan agar setiap tahapan berjalan sesuai koridor regulasi, transparan dan akuntabel.
Pendaftaran Bakal Calon Dimulai 21 September
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNM, Prof Andi Muhammad Idkhan, mengatakan panitia terdiri dari 11 orang yang merupakan perwakilan dari 10 fakultas dan satu program pascasarjana.
Panitia tersebut mendapat mandat dari Senat UNM untuk mengawal sekaligus melaksanakan seluruh proses pemilihan Rektor periode 2027–2031.
Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor UNM, Prof Herman, kemudian memaparkan tahapan lengkap pemilihan.
Tahap penjaringan dimulai pada 3 September 2026 melalui pengumuman dan sosialisasi Peraturan Senat kepada media serta melalui media elektronik dan laman resmi UNM.
Selanjutnya, pada 4–18 September 2026, panitia melakukan sosialisasi ke unit-unit di lingkungan UNM, meliputi fakultas, pascasarjana, lembaga dan pusat pengembangan.
Sosialisasi juga menyasar dosen UNM yang memenuhi persyaratan serta perguruan tinggi lain di Indonesia.
Setelah tahap sosialisasi, pendaftaran bakal calon Rektor UNM dibuka pada 21 September hingga 9 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WITA.
Apabila jumlah bakal calon yang mendaftar kurang dari empat orang, panitia akan membuka perpanjangan pendaftaran pada 12–14 Oktober 2026.
Bakal calon yang telah mendaftar kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan pada 15–23 Oktober 2026 di rumah sakit yang telah ditetapkan.
Panitia selanjutnya menetapkan bakal calon Rektor hasil penjaringan pada 28 Oktober 2026. Hasil tersebut kemudian diumumkan dan disosialisasikan pada 28–29 Oktober 2026.
Tiga Nama Disampaikan ke Menteri
Setelah penjaringan, proses berlanjut ke tahap penyaringan.
Pada 2–3 November 2026, para bakal calon Rektor akan menyampaikan visi, misi dan program kerja.
Panitia kemudian melakukan penilaian dan menetapkan hasil penyaringan pada 4 November 2026.
Selanjutnya, tiga nama calon Rektor akan disampaikan kepada Mendiktisaintek pada 9–10 November 2026.
Setelah penyampaian tiga nama tersebut, proses memasuki masa tenang yang berlangsung pada 11 November hingga 16 Desember 2026.
Puncak proses pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026. Pada tanggal tersebut, UNM bersama Mendiktisaintek akan melakukan pemilihan calon Rektor.
Panitia kemudian menyusun berita acara, mengumumkan hasil pemilihan dan melaporkannya kepada Mendiktisaintek pada hari yang sama.
Tahapan terakhir adalah penetapan dan pelantikan Rektor UNM periode 2027–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.
Pelantikan akan dilakukan oleh Mendiktisaintek dengan menyesuaikan jadwal Menteri.
Dengan dimulainya sosialisasi dan pengumuman pada 3 September 2026, proses pemilihan Rektor UNM periode 2027–2031 resmi memasuki tahap penjaringan dan akan berlanjut secara bertahap hingga pemilihan pada 17 Desember 2026 serta pelantikan pada Januari 2027.

Comment