Macawa Fest: Bukan Sekadar Pejabat, Appi Buktikan Punya Bakat Stand Up di Depan Ratusan Pemuda

IMG 5769

Makassar, Netral.co.id – Panggung Macawa Fest di Gedung Balai Prajurit M. Yusuf, Sabtu malam (11/04/2026), menjadi saksi sisi lain Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Tidak datang hanya untuk memberi sambutan formal, pria yang akrab disapa Appi ini justru “naik kelas” menjadi komika dadakan dan membuktikan bakat humornya di hadapan ratusan pemuda.

Mengenakan kemeja flanel santai, Appi sukses memecah suasana. Alih-alih memberikan pidato birokrasi yang kaku, ia justru melakukan open mic singkat yang disambut riuh tawa penonton.

Jago “Nge-jokes” dan Nostalgia Humor

Dalam aksinya, Appi bercerita tentang perjuangannya mencari bahan tawa di masa lalu. Ia mengisahkan bagaimana kaset humor dan buku candaan klasik menjadi “senjata” andalannya dulu, sebuah cerita nostalgia yang dikemas dengan delivery yang pas layaknya komika profesional.

“Dulu kalau mau lucu, kita harus putar kaset berulang kali sampai hafal. Kalau sekarang, anak muda Makassar sudah punya panggung sebesar Macawa Fest untuk langsung menyuarakan isi kepalanya,” ujar Appi yang diselingi punchline segar.

Keberanian Menghadapi “Roasting”

Keseruan semakin memuncak saat Appi menunjukkan sportivitasnya ketika menjadi sasaran lawakan sarkas atau roasting dari para komika lokal. Bukannya menjaga jarak, ia justru membalasnya dengan tawa lepas, menunjukkan kedekatan emosional yang tulus dengan komunitas kreatif.

Puncaknya, sebuah kutipan spontan dari Appi langsung menjadi buah bibir di lokasi acara:
“Percuma ganteng kalau tidak lucu,” kelakarnya yang langsung disambut tepuk tangan berdiri (standing applause) dari penonton.

Dukungan Nyata untuk Ruang Kreatif

Kehadiran Appi bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan sejumlah pejabat SKPD bukan sekadar seremoni. Baginya, Macawa Fest yang merupakan kolaborasi Double Group dan Standupindo Makassar adalah bukti bahwa Makassar adalah kota yang menghargai kebebasan berekspresi.

“Di sini kita melihat kejujuran dan kelugasan anak muda dalam bersuara. Ini adalah ruang kreatif yang harus kita jaga bersama di Kota Makassar,” pungkasnya.

Comment