Makassar, Netral.co.id – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan studi tiru ke Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Lanto Daeng Pasewang No. 1, Makassar, Senin 8 Juni 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari pengelolaan layanan perpustakaan ramah anak sekaligus menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Rombongan Kabupaten Buton dipimpin langsung Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton, Jufri T, dan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Muhammad Jufri, didampingi Plt Kepala UPT Perpustakaan Kaharullah beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan berkesempatan meninjau langsung berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di Perpustakaan Ibu dan Anak.
Mereka memperoleh penjelasan mengenai konsep layanan ramah anak, pengelolaan koleksi, program literasi keluarga, hingga strategi meningkatkan kunjungan dan minat baca masyarakat.
Selain itu, rombongan juga menyaksikan secara langsung aktivitas pelayanan kepada pemustaka dari RA Babul Muttaqin, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, yang sedang mengikuti kunjungan edukatif ke perpustakaan tersebut.
Melalui kesempatan itu, peserta studi tiru dapat melihat bagaimana petugas memberikan layanan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak usia dini.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi penting bagi Kabupaten Buton dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Prof. Muhammad Jufri menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Buton yang memilih Sulawesi Selatan sebagai tujuan studi tiru.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan serta kearsipan antar daerah.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan kearsipan, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh diskusi. Kedua pihak saling bertukar pengalaman terkait pengembangan layanan perpustakaan modern, peningkatan literasi masyarakat, serta pengelolaan kearsipan yang efektif.
Melalui semangat kolaborasi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan “Sulsel Maju dan Berkarakter” melalui penguatan budaya literasi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Comment