Makassar, Netral.co.id — Demam Piala Dunia 2026 semakin terasa memasuki fase knockout 32 besar. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu turut menyita perhatian tokoh politik dan pengusaha asal Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).
Di tengah aktivitasnya sebagai Ketua DPD Gerindra Sulsel sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI, AIA secara terbuka menjagokan Timnas Brasil untuk keluar sebagai juara dunia tahun ini.
Menurut AIA, pilihannya terhadap Brasil bukan semata karena status sebagai tim besar, tetapi karena sejarah panjang, konsistensi, dan mental juara yang dimiliki Tim Samba.
“Brasil itu punya sejarah dan mentalitas yang tidak bisa diremehkan. Mereka adalah satu-satunya negara yang tidak pernah absen di Piala Dunia. Sama seperti membangun kepercayaan masyarakat, konsistensi di level tertinggi adalah kuncinya,” ujar AIA.
Perjalanan Brasil di edisi kali ini dinilai cukup meyakinkan. Di bawah arahan Carlo Ancelotti, Brasil tampil dengan pendekatan menyerang dan tetap menunjukkan identitas permainan yang atraktif.
Meski tidak menjadi satu-satunya tim unggulan, Brasil mampu menutup fase grup dengan hasil positif dan melangkah ke babak 32 besar sebagai juara Grup C usai mengoleksi tujuh poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Brasil membawa misi besar untuk mengakhiri penantian panjang selama 24 tahun tanpa gelar juara dunia sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2002.
Ujian terdekat akan datang saat Brasil menghadapi Jepang pada fase knockout. Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat Jepang tampil impresif sepanjang turnamen dan menjadi salah satu wakil Asia yang mencuri perhatian.
Bagi AIA, laga itu akan menjadi pembuktian apakah Brasil mampu menjaga konsistensi dan menjawab ekspektasi besar publik.
“Babak knockout selalu menghadirkan cerita yang berbeda. Jepang sedang dalam performa bagus, tetapi saya yakin dengan kematangan taktik Ancelotti dan kreativitas lini depan Brasil, mereka bisa melewati hadangan ini dan terus melaju hingga final,” pungkasnya.
Kini, prediksi Andi Iwan Aras menanti pembuktian. Apakah Tim Samba mampu kembali berdiri di puncak dunia dan mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.

Comment