Makassar, Netral.co.id – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra, kembali menyapa konstituennya di Kecamatan Biringkanaya melalui reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan reses tersebut dimanfaatkan legislator Fraksi NasDem itu untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat sebagai bagian dari agenda rutin anggota DPRD Makassar.
Dalam pelaksanaannya, Odhika menggelar reses di tiga titik berbeda, yakni di Jalan KH Abdul Jabbar Ashiry Sang RT 07 RW 02, Kelurahan Pai; Jalan Daeng Matoa RT 06 RW 07, Kelurahan Pai; serta Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru Utama RT 03 RW 10, Kelurahan Bulurokeng.
Kehadiran Odhika disambut antusias warga. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tamalanrea–Biringkanaya, masyarakat berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mencuat, mulai dari kebutuhan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di lorong-lorong, bantuan sosial (bansos), hingga pengadaan sumur bor.
Menanggapi usulan pemasangan CCTV, Odhika menjelaskan bahwa anggaran pengadaan perangkat keamanan tersebut umumnya melekat pada program di tingkat kelurahan. Karena itu, pihaknya akan mengusulkan titik-titik yang dinilai belum terjangkau fasilitas CCTV.
“Kita akan usulkan titik yang memang belum tersentuh pemasangan CCTV. Biasanya anggarannya melekat di kelurahan,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menyampaikan persoalan bantuan sosial, khususnya terkait pengalihan BPJS Kesehatan kelas III menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS). Menurut Odhika, persoalan tersebut berkaitan dengan pembaruan data desil kesejahteraan masyarakat.
Sekadar diketahui, desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang digunakan Kementerian Sosial sebagai dasar penentuan penerima bantuan sosial.
“Jadi solusinya ada pada perbaikan data desil untuk pengalihan dari BPJS ke KIS,” katanya.
Sementara terkait usulan sumur bor di kawasan Villa Mutiara, Odhika menyebut peluang realisasinya cukup besar mengingat sebelumnya program serupa telah terealisasi di wilayah yang sama.
“Ini kembali diusulkan di lokasi berbeda, tetapi masih dalam kelurahan yang sama,” jelas Anggota Komisi D DPRD Makassar yang membidangi kesejahteraan rakyat tersebut.
Odhika menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti dan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan warga.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah aspirasi hasil reses sebelumnya telah terealisasi sebagai bentuk komitmennya dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat.
“Insya Allah semua aspirasi tetap kami masukkan dalam laporan hasil reses agar bisa diakomodasi oleh dinas terkait untuk direalisasikan,” tutupnya.

Comment