Makassar, Netral.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menjadi salah satu panitia seleksi pada Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Luwu.
Pelaksanaan seleksi berlangsung di Assessment Center UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Luwu, Patahuddin, dan dihadiri Wakil Bupati Luwu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Kepala BKD Sulsel, serta jajaran panitia seleksi.
Dalam seleksi terbuka tersebut, sebanyak 14 peserta mengikuti tahapan wawancara untuk mengisi empat jabatan strategis, yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengisian jabatan berbasis kompetensi dan sistem merit.
Sekda Sulsel Jufri Rahman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu yang mempercayakan pelaksanaan seleksi di fasilitas milik Pemprov Sulsel.
Ia juga mendorong Pemkab Luwu mulai menerapkan manajemen talenta dalam pengisian jabatan ASN.
“Kita mendorong agar ke depan Pemkab Luwu menerapkan manajemen talenta dalam pengisian jabatan,” ujar Jufri.
Menurut dia, sistem manajemen talenta menjadi instrumen strategis dalam pengembangan karier ASN karena berbasis pemetaan kompetensi dan kinerja.
Dengan sistem tersebut, penempatan pejabat diharapkan berlangsung lebih objektif, terukur, dan sesuai prinsip meritokrasi.
Pemprov Sulsel sendiri telah menerapkan sistem manajemen talenta bagi pejabat eselon II, III, dan IV sejak 2025.
Pada awal 2026, sebanyak 11 kabupaten/kota di Sulsel juga mulai mengikuti ekspose manajemen talenta tahap pertama sebagai bagian dari percepatan implementasi sistem merit di daerah.
Langkah tersebut sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional yang menempatkan sistem merit sebagai dasar pengembangan karier ASN secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam arahannya kepada peserta, Jufri meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri secara maksimal.
“Semoga proses seleksi ini menghasilkan figur terbaik yang mampu membantu kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Luwu Patahuddin secara resmi membuka pelaksanaan seleksi terbuka tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pelaksanaan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Luwu secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Patahuddin.
Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan penuh tanggung jawab guna mendukung peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Luwu. (*)

Comment