Makassar, Netral.co.id – Posko Gotong Royong Mudik Lebaran yang didirikan DPC PDI Perjuangan Kota Makassar di depan Pelabuhan Soekarno Hatta, Jalan Nusantara Baru, dipadati pemudik, Kamis (19/3). Posko ini menjadi salah satu titik singgah favorit bagi penumpang kapal, baik yang menjadikan Makassar sebagai tujuan akhir maupun yang hanya transit.
Kepadatan pemudik terlihat seiring bersandarnya dua kapal di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, yakni KM Lambelu dengan rute Balikpapan–Makassar–Maumere, serta KM Tilongkabila yang melayani rute Surabaya menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Arus penumpang dari kedua kapal tersebut turut meningkatkan aktivitas di sekitar posko.
Salah satu pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Marthen, mengungkapkan bahwa banyak penumpang memanfaatkan fasilitas yang disediakan.
“Baik pemudik yang menuju Makassar maupun yang transit, mereka datang untuk beristirahat, mendapatkan informasi, sekaligus menerima takjil untuk berbuka puasa. Kami juga membagikan vitamin dan obat-obatan,” ujarnya.
Sementara itu, Abd. Kahar, salah satu penumpang tujuan Bau-Bau, mengaku awalnya hanya berkeliling di area pelabuhan untuk mencari takjil. Namun, ia kemudian tertarik mendatangi posko setelah melihat keramaian.
“Awalnya kami hanya melihat-lihat, tapi setelah tahu ada pembagian takjil dan vitamin, kami jadi mampir. Alhamdulillah, sangat membantu,” ungkapnya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, William, menegaskan bahwa kehadiran posko tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para pemudik di bulan Ramadan.
“Tujuan kami mendirikan posko ini untuk membantu pemudik, baik yang menuju Makassar maupun yang transit. Ini bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan,” tuturnya.
Keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta membantu kebutuhan dasar para pemudik selama perjalanan, khususnya di tengah tingginya mobilitas menjelang Lebaran.

Comment