banner 10250x250

Walikota Danny Launching 10 Ribu Al Qur’an Digital Medina

Netral.co.id
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi melaunching sepuluh ribu Al-Qur’an Digital Medina, di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Jumat 30 Desember 2022. Dok Humas Pemkot Makassar.

Netral.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi melaunching sepuluh ribu Al-Qur’an Digital Medina, di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Jumat 30 Desember 2022.

Launching ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis Al Qur’an Digital Medina kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Irman dan Ketua BAZNAS Makassar Ashar Tomanggong.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Makassar.

Turut hadir menyaksikan Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum LPTQ Kota Makassar, tokoh-tokoh agama, dan OPD lingkup Pemkot Makassar.

Dengan hadirnya Al Qur’an Digital Medina yang baru-baru ini dilaunching dan merupakan inovasi Danny Pomanto, ia mengajak seluruh masyarakat melek terhadap Al Qur’an.

“Mari kita kembali ke Al Qur’an, kalau kita kembali ke Al Qur’an Insya Allah kita akan tenang. Sekarang kita mengadakan Al Quran Digital Medina, lengkap semua,” kata Danny Pomanto.

Berbagai program yang ia susun tidak pernah lepas bahkan sejalan dengan perintah yang ada di dalam Al Qur’an. Baik itu program Jagai Anakta’ maupun program Perkuatan Keimanan Umat.

“Ternyata menjaga anak itu dekat sekali dan jelas sekali perintahnya di dalam Al Qur’an. Perkuatan Keimanan Umat juga jelas sekali, jangan engkau warisi generasi lemah. Apa saja program yang kami buat, referensinya adalah Al Qur’an,” tegasnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Muhammad Syarief mengatakan pengadaan sepuluh ribu Al-Qur’an Digital Medina merupakan program Pemkot Makassar inisiasi Wali Kota Danny Pomanto.

Kata Syarief, sepuluh ribu Al Qur’an Digital Medina ini nantinya akan disebar ke masjid, lorong wisata, organisasi keagamaan, majelis taklim, dan OPD di lingkup Pemkot Makassar.

“Program ini Insya Allah akan berlanjut tahun depan, tetap sepuluh ribu Al-Qur’an Digital,” tuturnya.

Ia menjelaskan Al-Qur’an Digital Medina memiliki keunikan sendiri dibandingkan dengan Al-Qur’an lainnya. Salah satunya dilengkapi dengan kode barcode.

“Al Qur’an Digital Medina ini punya scan barcode, begitu kita scan keluar suara sendiri jadi kita bisa langsung tahu bacaan kita salah atau benar,” tutup Syarief.