Ambang Batas Parlemen 5 Persen Jadi Pemacu Semangat Kader PPP Sulsel

IMG 2092

GOWA – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan menilai wacana kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 5 persen masih sebatas “cek ombak” untuk melihat kesiapan partai-partai non-Senayan menghadapi Pemilu 2029.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi AU, mengatakan wacana tersebut memang berkembang cukup kuat dalam satu hingga dua pekan terakhir. Namun, angka 5 persen itu hingga kini belum menjadi ketentuan resmi dalam Undang-Undang Pemilu maupun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Hal itu disampaikan Ilham usai kegiatan silaturahmi daerah yang dihadiri anggota fraksi serta ketua dan sekretaris DPC PPP se-Sulsel di Arifah Convention Hall, Jalan Basoi Dg Bunga, Kabupaten Gowa, Senin (28/9/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, kader PPP se-Sulsel juga mendengarkan arahan langsung dari Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono.

“Kami melihat wacana 5 persen ini sebagai sebuah test the water untuk melihat seberapa kuat partai-partai non-Senayan dalam menghadapi Pemilu 2029,” kata Ilham.

Menurutnya, karena belum menjadi ketentuan resmi dalam regulasi Pemilu, wacana tersebut tidak seharusnya membuat kader PPP kehilangan semangat untuk menghadapi Pemilu 2029.

PPP Sulsel, kata Ilham, tetap mempersiapkan diri untuk kembali memperebutkan kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

“Kami tegaskan di Sulawesi Selatan bahwa isu 5 persen ini tidak menggoyahkan semangat teman-teman untuk maju dan bertarung di DPR RI pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Ilham juga menyinggung hasil survei terbaru yang menempatkan elektabilitas PPP di angka 3,4 persen. Angka tersebut, menurutnya, dapat menjadi salah satu benchmark atau tolok ukur bagi PPP dalam membangun optimisme menuju Pemilu 2029.

Ia menilai hasil survei tersebut menunjukkan masih adanya basis pemilih yang dapat dikembangkan melalui konsolidasi dan penguatan struktur partai.

“Kita jadikan angka 3,4 persen tersebut sebagai benchmark. Dengan jalan santai saja PPP bisa mendapatkan angka sebesar itu,” katanya.

Ilham mengatakan potensi tersebut masih dapat ditingkatkan. Karena itu, PPP Sulsel akan memperkuat konsolidasi kader dan jaringan pengurus hingga tingkat ranting, sekaligus mempersiapkan calon legislatif yang dinilai siap bertarung memperebutkan kursi DPR RI.

Selain itu, berbagai program dan aktivitas di tingkat akar rumput akan terus diperkuat untuk memperluas jaringan serta meningkatkan keterlibatan PPP di tengah masyarakat.

Dengan langkah tersebut, PPP Sulsel memilih tetap fokus pada konsolidasi internal dan persiapan menghadapi Pemilu 2029, sembari menunggu kepastian apakah wacana kenaikan parliamentary threshold menjadi 5 persen benar-benar akan masuk dalam perubahan regulasi Pemilu.

Comment