Makassar, Netral.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menjelaskan alasan pengaturan pasokan listrik atau pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan masih berlangsung.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan pengaturan pasokan masih dilakukan karena daya mampu pasok sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) belum sepenuhnya kembali optimal.
“Saat ini PLN terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sulbagsel. Pengaturan pasokan listrik masih diperlukan karena daya mampu pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal,” ujar Niki, Selasa, (22/9).
Menurutnya, PLN saat ini terus melakukan pemulihan dan optimalisasi pembangkit yang mengalami kendala, sekaligus mengoptimalkan pembangkit yang telah tersedia untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik.
Selain itu, proses pemeliharaan dan perbaikan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan juga masih berlangsung. PLN melakukan percepatan pekerjaan agar daya mampu pasok sistem dapat kembali meningkat.
“Perkembangan kondisi pembangkit terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan dan kondisi sistem secara real time,” katanya.
Terkait target berakhirnya pengaturan pasokan listrik, PLN belum dapat memastikan waktu penyelesaiannya.
Niki menyebut pemulihan sangat bergantung pada perkembangan kondisi pembangkit serta keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik di sistem Sulbagsel.
Ia menegaskan pengaturan pasokan bersifat sementara dan terus dievaluasi agar wilayah terdampak maupun durasi pemadaman dapat diminimalkan.
PLN juga menjelaskan pola pengaturan pasokan di setiap daerah tidak selalu sama. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi sistem dan kebutuhan beban listrik di masing-masing wilayah secara real time.
Karena itu, jadwal maupun wilayah yang terdampak pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi sistem.
PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal pengaturan pasokan melalui kanal resmi PLN.

Comment