Makassar, Netral.co.id, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membantah kabar yang menyebutkan adanya penggunaan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk menyewa helikopter untuk kegiatan Gubernur Sulsel. Untuk itu Pemprov Sulsel akan mengambil langkah hukum untuk melaporkan salah satu media.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada anggaran dari Pemprov Sulsel yang digunakan untuk menyewa helikopter.
“Berita mengenai Pemprov Sulsel menghabiskan Rp 2 miliar untuk sewa helikopter itu tidak benar atau hoaks,” kata Salim di Kantor Gubernur Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Kamis, 2 April 2026.
Ia menjelaskan, sampai saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belum pernah mengalokasikan belanja untuk penyewaan helikopter.
Salim juga menyebutkan helikopter yang digunakan Gubernur Sulsel dalam beberapa kunjungan kerja sebelumnya tidak menggunakan anggaran dari APBD Pemprov Sulsel.
Menurut dia, pemerintah provinsi tetap menghormati peran media dan jurnalis sebagai salah satu pilar demokrasi. Namun, peran tersebut harus dijalankan sesuai prinsip negara hukum serta mematuhi kode etik jurnalistik.
“Pemprov Sulsel sangat menghormati kedudukan media dan jurnalis sebagai pilar demokrasi, tentu dalam bingkai prinsip negara hukum dan penegakan kode etik jurnalistik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan Pemprov Sulsel melalui Biro Hukum telah mengambil langkah hukum terkait beredarnya pemberitaan yang dinilai tidak benar tersebut.
Langkah hukum itu ditujukan kepada sejumlah media yang diduga menyebarkan informasi bohong mengenai isu penyewaan helikopter.
Salim mengatakan, upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada publik mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi.
Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat mencegah penyebaran berita bohong yang berpotensi menimbulkan dampak negatif di masyarakat. (*)

Comment