Pengurus LKS Baru Jalin Silaturahmi dengan Dinas Sosial, Dorong Penguatan Kolaborasi

Silaturahmi pengurus baru Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) periode 2026–2029 yang dipimpin HJ Rostyati Arisandi berlangsung bersama jajaran Dinas Sosial. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Yani Hartono serta Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Dede Mulyadin.

Silaturahmi pengurus baru Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) periode 2026–2029 yang dipimpin HJ Rostyati Arisandi berlangsung bersama jajaran Dinas Sosial. (Foto: Netral.co.id/A. Landa)

Dompu, Netral.co.id – Silaturahmi pengurus baru Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) periode 2026–2029 yang dipimpin HJ Rostyati Arisandi berlangsung bersama jajaran Dinas Sosial. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Yani Hartono serta Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Dede Mulyadin.

Dalam dialog, Dede Mulyadin menyampaikan bahwa pengurus LKS yang baru, yang juga berperan dalam bidang pemberdayaan di sektor kesehatan, berupaya membangun sinergi dengan Dinas Sosial. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pemerataan program serta meningkatkan publikasi kegiatan sosial kepada masyarakat.

Kepala Dinas Sosial, Yani Hartono, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa LKS merupakan mitra strategis pemerintah yang lahir dari kesadaran masyarakat untuk membantu kelompok rentan, baik melalui layanan dalam panti maupun di luar panti.

Menurut Yani, keberadaan LKS memiliki peran penting dalam mendukung program kesejahteraan sosial. Pemerintah, kata dia, bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan, termasuk melalui mekanisme akreditasi guna memastikan lembaga berjalan sesuai standar dan dapat mempertanggungjawabkan bantuan yang diterima.

Ia juga menyoroti potensi penyalahgunaan lembaga oleh oknum tertentu. Karena itu, ia menekankan pentingnya legalitas yang jelas, mulai dari akta notaris, struktur organisasi, hingga visi dan misi lembaga.

“Lembaga harus jelas dan akuntabel agar tidak disalahgunakan, serta bantuan pemerintah dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yani menjelaskan bahwa Dinas Sosial berperan sebagai fasilitator berbagai program pemberdayaan, termasuk pelatihan keterampilan bagi masyarakat kurang mampu, seperti perbengkelan dan usaha jasa boga. Sejumlah program pelatihan, menurut dia, telah menunjukkan hasil positif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Di tengah keterbatasan anggaran, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan LKS dalam upaya pengentasan kemiskinan. Ia juga mengingatkan bahwa bantuan sosial dari pemerintah pusat difokuskan pada kelompok masyarakat dengan kategori desil 1 hingga 5.

Sementara itu, Ketua LKS terpilih, Rostyati Arisandi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Sosial. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program sebelumnya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, LKS yang dipimpinnya menaungi lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), baik di dalam maupun di luar panti, dengan sebagian telah terakreditasi. Ke depan, ia berharap adanya dukungan pemerintah, termasuk penyediaan rumah singgah bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa.

“Harapan kami, dengan kepengurusan baru ini, pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal. Yang terpenting, kerja sosial ini harus dilandasi keikhlasan,” ujar Rostyati.

Comment