Masjid An Nawiah Jadi Ruang Ukhuwah, Ibu-Ibu Jamaah Gelar Apresiasi untuk Warga Aktif

Suasana Ramadhan di sebuah masjid kecil di pinggiran Makassar menghadirkan kisah kebersamaan yang menghangatkan. Di Masjid An Nawiah yang berada di kawasan Perumahan Hasri Barombong Residence II, para jamaah membangun tradisi sederhana untuk mempererat hubungan antarwarga.

Suasana Ramadhan di masjid An Nawiah dalam rangka memberikan apresiasi kepada warga yang aktif memakmurkan masjid selama bulan Ramadhan. (Foto: Netral.co.id/F.R)

Makassar, Netral.co.id – Suasana Ramadhan di sebuah masjid kecil di pinggiran Makassar menghadirkan kisah kebersamaan yang menghangatkan. Di Masjid An Nawiah yang berada di kawasan Perumahan Hasri Barombong Residence II, para jamaah membangun tradisi sederhana untuk mempererat hubungan antarwarga.

Gerakan ini digagas oleh kelompok ibu-ibu jamaah yang berinisiatif memberikan apresiasi kepada warga yang aktif memakmurkan masjid selama bulan Ramadhan. Meski dilakukan melalui mekanisme undian, para penggagas menegaskan bahwa tujuan utamanya bukanlah hadiah, melainkan menjaga konsistensi ibadah dan memperkuat ukhuwah islamiyah.

Masjid sebagai Rumah Kedua

Selama Ramadhan, kegiatan penyediaan pa’buka atau penganan berbuka puasa dilakukan secara bergiliran oleh kelompok ibu-ibu. Aktivitas tersebut menjadi ruang interaksi sosial yang hangat di tengah kesibukan rumah tangga.

Di sela persiapan hidangan berbuka, para jamaah berkumpul, berbincang, serta saling menyemangati untuk tetap aktif beribadah di masjid.

“Kami ingin masjid bukan sekadar tempat singgah untuk shalat, tapi menjadi rumah kedua di mana setiap warga merasa memiliki dan bertanggung jawab untuk memakmurkannya,” ujar salah seorang inisiator kegiatan.

Sebagai bentuk perhatian antarwarga, panitia juga menyiapkan paket apresiasi berupa hampers yang disusun secara personal. Isinya beragam, mulai dari mukena travel, sajadah travel, handuk, mangkok stainless tiga susun, hingga aneka penganan seperti bolu pisang dan jajanan minimarket.

Selain itu, beberapa perlengkapan seperti tas belanja, pouch, dan tote bag merupakan hasil kerajinan tangan salah seorang warga yang secara sukarela menyumbangkan karyanya untuk kegiatan tersebut.

Apresiasi untuk Memperkuat Kebersamaan

Untuk menjaga semangat partisipasi, jamaah dibagi ke dalam dua kategori kehadiran, yakni kelompok dengan kehadiran 15 hari ke atas dan kelompok dengan kehadiran di bawah 15 hari. Pembagian ini dimaksudkan agar semua jamaah tetap merasa dilibatkan dalam kegiatan masjid.

Penyerahan paket apresiasi yang dilaksanakan pada Ahad (15/3/2026) menjadi simbol rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin sepanjang Ramadhan.

Ketua Harian Masjid An Nawiah menilai peran ibu-ibu jamaah sangat penting dalam menghidupkan aktivitas masjid.

“Yang sedang kita bangun di sini bukan sekadar keramaian sesaat, melainkan ukhuwah yang kokoh. Ketika ibu-ibu bergerak secara mandiri untuk saling memperhatikan, itulah tanda bahwa masjid ini telah benar-benar hidup di hati jamaahnya,” ujarnya.

Melalui langkah sederhana ini, Masjid An Nawiah menunjukkan bahwa kebersamaan dan ukhuwah dapat tumbuh dari perhatian kecil, gotong royong warga, serta semangat bersama untuk memakmurkan rumah ibadah.

Comment