Teheran, Netral.co.id – Para pemimpin militer dan politik Iran dilaporkan telah menyatakan kesetiaan kepada Mojtaba Khamenei yang ditunjuk untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut.
Penunjukan tersebut terjadi di tengah eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan masih berlanjut. Ledakan terdengar di sejumlah wilayah, termasuk di kota suci Qom dan ibu kota Teheran.
Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah fasilitas minyak Iran menjadi target serangan Israel yang memicu kepulan asap beracun di berbagai wilayah ibu kota.
Di sisi lain, militer Amerika Serikat mengonfirmasi seorang tentara tambahan tewas dalam konflik tersebut, sehingga total korban dari pihak militer AS menjadi delapan orang.
Kematian itu terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump menghadiri upacara penghormatan bagi para tentara yang gugur dalam konflik tersebut.
Eskalasi konflik juga berdampak pada negara-negara di kawasan. Di Arab Saudi, dua orang dilaporkan tewas di kota Al Kharj akibat serangan balasan Iran.
Sementara itu di Lebanon, lebih dari setengah juta warga dilaporkan mengungsi setelah pertempuran antara militer Israel dan kelompok Hezbollah terus berlangsung di berbagai wilayah perbatasan.
Situasi ini menandai meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan konflik yang semakin meluas dan berdampak pada stabilitas regional.
(Sumber: Al Jazeera)

Comment