RT Terbaik di Makassar Bakal Dapat Bonus Rp100 Juta, Syaratnya Kelola Sampah dengan Baik

56911f38 807d 4a94 937b 872cd40a67d1

Makassar, Netral.co.id  – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak para Ketua RT dan RW menjadi garda terdepan dalam perubahan sistem pengelolaan sampah di Kota Makassar. Bahkan, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan hadiah senilai Rp100 juta bagi lingkungan yang dinilai paling berhasil menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat bertemu warga dan para Ketua RT/RW di Cluster Berlin Permai, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Selasa (9/6/2026), usai meninjau progres pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa menuju sistem sanitary landfill.

Dalam pertemuan itu, Munafri menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pembenahan TPA. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.

“Artinya tidak boleh lagi semua sampah langsung dibuang ke TPA. Sampah harus diselesaikan di rumah tangga, lalu yang sampai di TPA adalah yang sudah tidak bisa termanfaatkan,” ujarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Munafri mendorong setiap RT membentuk Bank Sampah Unit (BSU) sebagai pusat pemilahan sampah di lingkungan masing-masing. Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, keberadaan bank sampah juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah anorganik seperti plastik yang memiliki nilai jual.

Tak hanya fokus pada sampah, Munafri juga mengajak warga memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan urban farming. Program tersebut mencakup budidaya ikan, tanaman pangan, peternakan skala rumah tangga, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Menurutnya, konsep tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Makassar akan memberikan hadiah uang tunai senilai Rp100 juta kepada lingkungan yang dinilai paling berhasil menjalankan program pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat tersebut.

“Saya pastikan RT yang terbaik tidak akan kurang 100 juta hadiahnya di ulang tahun Kota Makassar,” tegas Munafri.

Ia berharap para Ketua RT dan RW dapat menjadi motor penggerak perubahan dengan menghadirkan berbagai inovasi yang mampu memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Ke depan, Pemerintah Kota Makassar juga akan menghadirkan pendampingan dari berbagai perangkat daerah, komunitas, akademisi, hingga sektor swasta. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan pengelolaan sampah, urban farming, budidaya perikanan, peternakan, hingga pengembangan eco-enzyme.

Melalui gerakan tersebut, Munafri menargetkan lahirnya ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mampu mengurangi beban TPA sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, mandiri, dan bernilai ekonomi.

Comment