Makassar, Netral.co.id — Sejumlah fasilitas olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi sorotan. Mulai dari ring tinju, ring basket, hingga lapangan sepak bola, sejumlah sarana yang digunakan mahasiswa untuk kegiatan praktik terlihat mengalami kerusakan dan kurang terawat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah berlangsungnya tahapan pemilihan rektor UNM. Sebagai fakultas yang berfokus pada bidang keolahragaan dan kesehatan, keberadaan fasilitas praktik yang layak dinilai penting untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ring tinju yang berada di samping gedung olahraga (GOR) tampak dalam kondisi tidak layak. Kerusakan juga terlihat pada ring basket yang mulai koyak. Sementara itu, lapangan sepak bola beserta tribun penontonnya tampak kurang terawat.
Padahal, fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan akademik mahasiswa FIKK, khususnya dalam praktik olahraga dan pengembangan keterampilan sesuai bidang yang dipelajari.
Fahri, mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) angkatan 2024, menyayangkan kondisi sejumlah fasilitas tersebut. Menurutnya, sarana olahraga semestinya mendapat perhatian karena menjadi penunjang utama kegiatan praktik mahasiswa.
“Kalau kita lihat kondisi fasilitas olahraga sekarang, memang sangat disayangkan. Ring tinju di samping GOR kondisinya sudah tidak layak, ring basket juga sudah rusak. Padahal ini fasilitas yang seharusnya kami gunakan untuk belajar dan praktik sebagai mahasiswa olahraga,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Ia juga menyoroti kondisi lapangan sepak bola yang dinilai perlu mendapat perhatian, termasuk tribun penonton yang terlihat tidak terurus. Fahri berharap pembenahan fasilitas dapat menjadi perhatian pihak kampus agar kegiatan praktik mahasiswa berjalan lebih optimal.
“Lapangan sepak bola juga begitu, bukan cuma lapangannya, tribun juga sudah terlihat tidak terurus. Kami tentu berharap fasilitas seperti ini diperhatikan, karena ini bukan sekadar tempat olahraga, tetapi juga sarana kami untuk belajar dan mengembangkan kemampuan,” jelasnya.
Kerusakan sejumlah fasilitas tersebut turut memunculkan perhatian terhadap pemeliharaan dan pembaruan sarana olahraga di lingkungan kampus. Peninjauan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui kondisi fasilitas, tingkat kerusakan, serta kebutuhan perbaikan yang perlu diprioritaskan.
Terlebih, proses pemilihan rektor UNM saat ini tengah berlangsung. Fahri berharap pemimpin kampus yang terpilih nantinya dapat melihat langsung kondisi fasilitas di lingkungan fakultas dan menjadikan pembenahan sarana praktik sebagai bagian dari perhatian terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Apalagi sekarang sedang ada proses pemilihan rektor. Harapan kami, siapa pun yang nantinya terpilih bisa melihat langsung kondisi fasilitas di fakultas, bukan hanya melihat dari laporan. Mahasiswa FIKK juga butuh fasilitas yang layak, supaya kegiatan praktik bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Comment