Malam-Malam Satgas Tamalate Angkut Sampah yang Menumpuk di Depan Kompleks TVRI

22b5e27f 5c17 407b 8dc0 b470b0af6efc

Makassar, Netral.co.id — Pihak Kecamatan Tamalate bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang menumpuk di dalam got atau saluran drainase di Jalan Mallengkeri, tepatnya di depan Kompleks (Perumahan) TVRI Makassar.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Tamalate langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah.

“Personel Satgas Kebersihan Tamalate bergerak melakukan pengangkutan sampah pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WITA,” jelas Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, Senin (17/8/2026).

Tumpukan sampah tersebut sebelumnya tampak memenuhi saluran drainase hingga meluber ke pinggir badan jalan. Kondisi itu selain mengganggu kebersihan dan estetika lingkungan, juga berpotensi menghambat aliran air apabila dibiarkan.

Menurutnya, persoalan sampah di kawasan tersebut bukan merupakan persoalan baru, lokasi di depan Kompleks TVRI tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh sebagian warga yang melintas di Jalan Poros Mallengkeri.

“Jadi, di lokasi ini memang sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga yang melintas di Jalan Poros Mallengkeri,” kata Muhammad Aril Syahbani.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan tidak hanya akan melakukan pembersihan ketika terjadi penumpukan, tetapi juga akan memperkuat pengawasan di lokasi tersebut agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Ke depan kami akan lakukan pengawasan di lokasi tersebut dan akan menindak tegas pelaku yang membuang sampah di lokasi ini,” tegasnya.

Aril mengatakan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah kecamatan bersama jajaran Satgas Kebersihan akan terus berupaya menjaga sejumlah titik yang rawan menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

Namun, upaya tersebut menurutnya harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Sebab, sebaik apa pun sistem kebersihan yang dilakukan pemerintah, persoalan sampah akan sulit ditangani apabila masyarakat masih membuang sampah sembarangan.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya warga yang melintas di Jalan Mallengkeri, untuk tidak membuang sampah di dalam got, saluran drainase, maupun di pinggir jalan.

“Jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” imbuh dia.

Dia juga mengingatkan bahwa saluran drainase memiliki fungsi penting dalam mengalirkan air. Jika dipenuhi sampah, aliran air dapat terganggu dan berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Kecamatan Tamalate, lanjut Aril, akan terus melakukan langkah-langkah preventif dengan mengidentifikasi titik-titik yang rawan dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

Pengawasan juga akan ditingkatkan untuk mencegah masyarakat kembali membuang sampah di lokasi yang telah dibersihkan.

Pembersihan yang dilakukan Satgas Kebersihan Tamalate sekaligus menjadi bentuk respons cepat pemerintah terhadap laporan maupun kondisi lingkungan yang membutuhkan penanganan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap kawasan Jalan Mallengkeri, khususnya di sekitar Kompleks TVRI, tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di kawasan tersebut.

“Kami Pemerintah Kecamatan Tamalate mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan fasilitas umum, drainase, maupun bahu jalan sebagai tempat pembuangan sampah,” ajakanya.

“Kesadaran membuang sampah pada tempatnya menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan Kota Makassar,” sambung dia. (*)

Comment