Jakarta, Netral.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Nufransa, di Kantor Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut membahas kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk proyeksi transfer keuangan dari pemerintah pusat untuk mendukung penyusunan anggaran daerah.
Dalam audiensi itu, Andi Sudirman menyampaikan kondisi keuangan daerah, termasuk komponen belanja pegawai yang menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Kami melaporkan kondisi keuangan Sulsel termasuk belanja pegawai yang menjadi atensi pusat dan daerah,” ujar Andi Sudirman kepada awak media Senin 3 Agustus 2026.
Selain memaparkan kondisi fiskal terkini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga meminta proyeksi transfer keuangan dari pemerintah pusat, termasuk alokasi yang berkaitan dengan belanja pegawai aparatur sipil negara (ASN) pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Menurut Andi Sudirman, informasi mengenai proyeksi transfer tersebut diperlukan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan keuangan daerah agar kondisi fiskal tetap terjaga sekaligus memastikan program-program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat agar kebijakan fiskal nasional dan daerah dapat berjalan selaras.
“Semoga komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus terjaga demi penguatan kapasitas fiskal daerah dan keberlanjutan pembangunan di Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan pemerintah pusat dalam menghadapi dinamika fiskal daerah sekaligus menyusun strategi pembiayaan pembangunan untuk tahun anggaran mendatang. (*)

Comment