Parepare, Netral.co.id – Halal Bihalal Keluarga Besar almarhum H. Usman Balo di Kota Parepare menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan tokoh tersebut kepada generasi penerus.
Dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Amarun Agung Hamka mengakui warisan terbesar seorang tokoh bukan semata kisah perjuangannya, melainkan nilai-nilai yang terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Warisan terbesar dari seorang tokoh bukan hanya cerita, tetapi nilai. Dan nilai itu hanya akan hidup jika kita menjaganya bersama,” ujar Amarun dalam sambutannya.
Menurut dia, nama besar almarhum H. Usman Balo merupakan kebanggaan sekaligus amanah yang perlu dirawat melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, dan mempererat kebersamaan dalam keluarga.
Almarhum H. Usman Balo dikenal sebagai salah satu tokoh asal Bugis Sidrap yang lahir sekitar 1918. Berasal dari latar belakang sederhana
Ia dikenal memiliki peran dalam dinamika perjuangan di Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan.
Dalam perjalanan sejarahnya, Usman Balo juga pernah berada dalam dinamika konflik bersenjata di Sulawesi Selatan, termasuk pada fase pergerakan DI/TII.
Berdasarkan riwayat yang disampaikan keluarga dalam kegiatan tersebut, ia kemudian mengambil sikap berbeda ketika terjadi perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan.
Halal Bihalal tersebut berlangsung dalam suasana hangat dengan dihadiri keluarga lintas generasi.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengenang keteladanan almarhum sekaligus memperkuat komitmen keluarga dalam menjaga nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan persatuan.
Melalui momentum tersebut, keluarga besar almarhum H. Usman Balo berharap nilai keteguhan, keberanian, dan semangat pengabdian yang diwariskan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Comment