Makassar, Netral.co.id — Sebuah rumah permanen dua lantai terjadi di Jalan Monumen Emmy Saelan 3 Nomor 8, RT 05/RW 02, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, dilalap si jago merah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Senin (18/5/2026) siang.
Peristiwa kebakaran itu sontak membuat panik warga dan penghuni kos di sekitar lokasi kejadian. Kepulan asap tebal pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah sebelum api membesar dan menghanguskan sebagian bangunan.
Komandan Peleton (Danton) 3 Damkar Kota Makassar, Andi Haris, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.57 WITA.
Ia menjelaskan rumah yang terbakar merupakan rumah tinggal permanen dua lantai. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
“Penyebabnya belum diketahui,” katanya.
Dalam proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar mengerahkan 10 unit armada dan 36 personel ke lokasi kejadian.
“Armada diturunkan 10 unit. Dua regu dari mako, empat unit dari Posko Timur, satu rescue,” jelasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
“Kalau korban jiwa belum ada. Luka juga tidak ada,” tambah Andi Haris.
Salah seorang saksi mata, Nirma (19), mengungkapkan saat kebakaran terjadi terdapat dua orang lansia yang masih berada di dalam rumah. Warga sekitar pun bergerak cepat melakukan evakuasi melalui sisi samping bangunan hingga keduanya berhasil diselamatkan.
“Ada dua orang lansia di dalam rumah. Warga langsung bantu evakuasi lewat samping rumah,” ujarnya.
Menurut Nirma, kobaran api sempat membesar sebelum petugas pemadam tiba di lokasi. Namun hujan deras yang turun saat kejadian dinilai membantu menghambat penyebaran api ke bangunan lain di sekitar lokasi, termasuk area kos-kosan.
Sementara itu, penghuni kos lainnya, Magfira (19), mengaku terkejut saat sedang tertidur di kamarnya. Ia mengatakan pintu kamarnya didobrak warga yang meminta seluruh penghuni segera keluar menyelamatkan diri.
“Saya sementara tidur, tiba-tiba ada warga dobrak pintu suruh keluar karena ada kebakaran,” katanya.
Para penghuni kos pun berhamburan keluar sambil membawa barang-barang berharga yang sempat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Comment