Makassar , Netral.co.id – Pemerintah Kota Makassar terus mendorong pengembangan sektor pariwisata secara terarah, terukur, dan berkelanjutan melalui kolaborasi strategis dengan unsur pentahelix, khususnya kalangan akademisi.
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kerja sama antara Dinas Pariwisata Kota Makassar dan Direktorat Inovasi, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bosowa dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan pariwisata daerah.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menyebut, pengembangan pariwisata Makassar diarahkan pada integrasi potensi sejarah.
Selain itu, aspek budaya, sungai, pesisir, serta kekayaan alam lainnya juga diintegrasi sebagai satu kesatuan destinasi yang saling terhubung.
“Ruang lingkup kerja sama ini meliputi pelaksanaan penelitian dan penyusunan kajian kepariwisataan, pendampingan dan vokasi pembangunan pariwisata daerah, penerapan teknologi siap pakai, serta pengembangan sumber daya manusia melalui bimbingan teknis, pendidikan, dan pelatihan,” kata Achmad Hendra Hakamuddin, Sabtu (11/4/2026).
Selain pembangunan fisik, transformasi menuju smart tourism menjadi fokus utama melalui pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan destinasi yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Menurut Achmad Hendra, pendekatan ini sekaligus memperkuat konsep wisata berbasis budaya dan lingkungan, termasuk pengembangan energi terbarukan serta penyediaan fasilitas dasar di kawasan wisata.
Perencanaan pengembangan dilakukan secara terintegrasi melalui pendekatan makro, meso, dan mikro, dengan dukungan sektor transportasi, ekonomi kreatif, lingkungan, dan infrastruktur.
“Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam, berkualitas, dan berdaya saing,” tegas mantan Kepala Dispora Makassar ini.
Achmad Hendra menegaskan, pengembangan pariwisata Makassar difokuskan pada peningkatan lama tinggal (length of stay) wisatawan, perluasan variasi dan daya tarik destinasi, serta terwujudnya ekosistem smart tourism yang terintegrasi.
Melalui kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Universitas Bosowa, pengembangan pariwisata di Makassar tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diperkuat oleh riset dan inovasi, khususnya dalam pemanfaatan energi terbarukan dan penyediaan air bersih.
Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Dengan langkah tersebut, Kota Makassar optimistis dapat menjadi destinasi pariwisata yang kompetitif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Comment