Warga Masih Menanti, DPRD Sulsel Minta Kejelasan Penanganan Jalan Anabanua–Malake

875908ab ef1f 421c a2d3 e41f1b957e53

Makassar, Netral.co.id – Harapan masyarakat terhadap perbaikan ruas jalan provinsi Anabanua–Malake–Batas Sidrap kembali menjadi perhatian DPRD Sulawesi Selatan. Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, meminta Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Bina Marga memberikan kejelasan terkait pelaksanaan proyek tersebut yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan rencana awal.

Permintaan itu disampaikan Sufriadi saat mengikuti rapat bersama Dinas Bina Marga Sulsel. Ia mempertanyakan adanya perbedaan antara dokumen perencanaan dengan realisasi penanganan ruas jalan di lapangan.

Menurutnya, berdasarkan perencanaan, ruas jalan Anabanua–Malake–Batas Sidrap seharusnya ditangani sepanjang sekitar 28 kilometer. Namun, pekerjaan yang direalisasikan hanya mencakup sekitar 22 kilometer.

“Kami berharap ada penjelasan yang jelas mengenai alasan pengurangan panjang penanganan jalan tersebut. Masyarakat tentu ingin mengetahui karena sebelumnya telah disampaikan bahwa ruas itu akan ditangani secara menyeluruh,” kata Sufriadi.

Ia menjelaskan, masyarakat di wilayah tersebut telah lama menantikan perbaikan infrastruktur jalan. Apalagi, sebelumnya Gubernur Sulawesi Selatan telah menyampaikan komitmen penanganan seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Wajo, sehingga menumbuhkan harapan besar bagi warga.

Selain menyoroti perbedaan panjang penanganan jalan, Sufriadi juga mengangkat persoalan penghentian sementara kegiatan perataan jalan yang dilakukan secara sukarela oleh pihak Dinas Karya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat dan tidak menggunakan anggaran APBD.

“Saya mendapat informasi pekerjaan itu dihentikan sementara setelah adanya koordinasi dengan pihak dinas. Padahal, kegiatan tersebut merupakan inisiatif untuk membantu masyarakat tanpa membebani APBD. Semangat seperti ini seharusnya dapat didukung,” ujarnya.

Sufriadi menambahkan, masyarakat juga telah menyampaikan surat terbuka kepada anggota DPRD Sulsel dan mengundang mereka untuk meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut pada 17 Juli mendatang.

Ia berharap Dinas Bina Marga Sulsel dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan ruas jalan Anabanua–Malake–Batas Sidrap. Di sisi lain, ia juga mendorong adanya langkah-langkah penanganan sementara agar mobilitas warga tetap berjalan lancar sembari menunggu perbaikan secara menyeluruh.

Comment