banner 10250x250

Update Korban Tragedi Sepakbola Stadion Kanjuruhan Capai 174 Wafat

Tragedi Kanjuruhan, yang terjadi pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya
dok(twt)

Netral.co.id, Malang, – Pasca dilarikan ke sejumlah Rumah Sakit terdekat jumlah korban meninggal dunia mencapai 174 orang. Sementara yang mengalami luka ringan mencapai 298 orang.

Jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur (Jatim) bertambah.

Sepertinya ada masalah. Tunggu beberapa detik, lalu coba lagi.

Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Dardak menyebut jumlah korban jIwa terus bertambah menjadi 174 orang.

Dikatakannya, jumlah tersebut berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim.

“Data BPPD Jatim pada jam 09.30 tadi masih 158, tapi pas jam 10.30 tadi jadi 174,” katanya, Minggu, 2 Oktober 2022.

Selain itu, jumlah korban yang mengalami luka berat sebanyak 11 orang. Sementara yang mengalami luka ringan mencapai 298 orang.

Dijelaskannnya para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang menjalani perawatan di delapan rumah sakit.

Rumah sakt tersebut adalah RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

Sementara korban jiwa, sebagian telah terindentikasi dan sebagian lagi masih dalam proses identifikasi.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta melaporkan bahwa ada 127 korban jiwa yang tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim.

Dilaporkan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, ada 34 orang yang meninggal di tempat, sementara lainnya meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Dalam peristiwa tersebut 127 orang meninggal dunia. Dua di antaranya anggota Polri. Yang meninggal di stadion ada 34, sisanya di rumah sakit saat upaya proses penolongan,” ungkap Kapolda Jatim Nico Afinta

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, IPW: Ketua PSSI Harusnya Malu dan Mundur

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Tewaskan 127 Orang