Ketika Klub Milik Anak Jokowi Degradasi, Klub Prabowo Justru Naik Kasta di Liga Indonesia

86F092FA 80F4 4D03 8154 E75F422333B1

Kolase Foto Tim Persis Solo dan Tim Garudayaksa FC/Ist

Netral.co.id – Panggung politik boleh saja berkoalisi, namun nasib di lapangan hijau berkata lain. 

Dua klub sepak bola yang disokong oleh lingkaran elite politik nasional pada akhir musim kompetisi 2025/2026. Persis Solo, klub yang dimiliki oleh anak bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep, harus menangis karena dipastikan terdegradasi. 

Sebaliknya, Garudayaksa FC yang dibentuk dari akademi milik Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto justru tengah bersukacita merayakan tiket promosi ke kasta tertinggi.

Persis Solo sebenarnya berhasil meraih kemenangan pada laga terakhir musim ini. Laskar Sambernyawa menang 3-1 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026).

Hanya saja, kemenangan Tim yang berbasis di Jawa Tengah itu tidak cukup menyelamatkan Persis dari degradasi. Pada saat bersamaan, Madura United juga berhasil menang 2-0 atas PSM Makassar.

Hasil itu membuat Madura United finis di posisi ke-14 dengan 35 poin. Persis berada di posisi ke-16 dengan 34 poin dan harus turun ke Liga 2 musim depan.

PSM Makassar yang juga mengoleksi 34 poin tetap bertahan karena unggul head to head atas Persis Solo.

Sebagai informasi, Kaesang membeli saham mayoritas Persis Solo tahun 2021 lalu saat Laskar Sambernyawa masih bermain di Liga 2. 

Kaesang memiliki saham sebesar 40 persen, lalu Kevin sebanyak 30 persen, dan Erick memegang 20 persen.

Di sisi lain, Garudayaksa FC justru mencatat prestasi membanggakan. Klub yang dibentuk dari akademi sepak bola milik Prabowo Subianto berhasil promosi ke Super League musim depan.

Garudayaksa menjadi klub pertama yang memastikan tiket promosi dari Divisi Championship 2025/2026.

Klub tersebut bermula dari akademi sepak bola yang didirikan Prabowo pada 2023. Garudayaksa kemudian berkembang menjadi klub profesional setelah mengakuisisi PSKC Cimahi.

Di bawah pelatih Widodo Cahyono Putro, Garudayaksa tampil konsisten sepanjang musim.

Sejumlah pemain berpengalaman memperkuat klub tersebut, di antaranya Andik Vermansah, Komang Tri, Bagus Nirwanto, hingga Sidik Saimima.

Dari 27 pertandingan musim ini, Garudayaksa mencatat 14 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan.

Garudayaksa akhirnya finis sebagai juara Grup A Divisi Championship dengan 52 poin dan memastikan promosi ke Super League atau Kasta Tertinggi Liga Indonesia musim depan.

Comment