Makassar, Netral.co.id – Perumda Air Minum Kota Makassar terus mengintensifkan upaya menjaga keandalan pasokan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah normalisasi sumber air melalui pengerukan sedimen di kawasan Intake Manggala.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, turun langsung meninjau proses pengerukan yang berlangsung pada Jumat malam (17/7/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Kepala Bagian Produksi serta Humas Perumda Air Minum Kota Makassar.
Andi Syahrum mengatakan, pengerukan dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses normalisasi berjalan efektif hingga seluruh area yang menjadi sasaran dapat diselesaikan.
“Jadi kami bersama Kabag Produksi dan Humas berada di area pengerukan seksi 2 yang malam ini akan dilanjutkan ke seksi 3 hingga selesai,” ujar Andi Syahrum di lokasi.
Ia menjelaskan, pekerjaan sengaja dilaksanakan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan di kawasan poros Antang–Tello.
“Kita kerjakan di malam hari supaya tidak mengganggu arus lalu lintas yang ada di poros Antang–Tello ini,” katanya.
Selama proses pengerjaan, petugas juga memasang rambu dan papan informasi pengalihan arus lalu lintas guna menjaga keamanan serta kelancaran mobilitas kendaraan di sekitar lokasi.
Pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air baku tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pasokan air menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang. Dengan saluran yang bersih dari endapan sedimen, aliran air baku dari Intake Manggala diharapkan kembali optimal sehingga proses produksi air bersih dapat berjalan lebih maksimal.
Perumda Air Minum Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan berbagai langkah pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan demi menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Melalui upaya normalisasi ini, diharapkan distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Makassar tetap terjaga secara optimal dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan tanpa mengalami gangguan berarti.

Comment