Makassar, Netral.co.id — Fatma Wahyuddin membawa mandat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (15/10/2026).
Fatma yang juga menjabat Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel sekaligus Sekretaris DPC Demokrat Makassar itu mendatangi kantor DPD Demokrat Sulsel di Jalan Mirah Seruni. Kedatangannya diterima langsung pengurus Demokrat, Wahyu Syahruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Fatma menyerahkan sejumlah persyaratan administrasi sekaligus mengambil formulir pendaftaran untuk Appi. Langkah ini menjadi bagian awal proses pencalonan Munafri dalam perebutan kursi Ketua DPD Demokrat Sulsel.
Fatma mengatakan, dirinya mendapat surat kuasa dari Appi untuk mewakili pengambilan formulir karena Wali Kota Makassar tersebut sedang berada di luar kota.
“Beliau sedang berada di luar kota, dan beliau sampaikan untuk mewakili pengambilan formulir,” kata Fatma.
Setelah formulir diambil, Appi dijadwalkan mengembalikannya secara langsung pada Sabtu (17/10/2026), jika tidak ada kendala.
“Insyaallah kalau tidak ada halangan, tanggal 17 akan dikembalikan langsung oleh Pak Wali,” ujarnya.
Terkait dukungan DPC Demokrat Makassar terhadap pencalonan Appi, Fatma menilai kehadiran Munafri sebagai kader partai telah memberikan energi baru bagi Demokrat, khususnya di Makassar dan Sulawesi Selatan.
Sementara itu, panitia penjaringan membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulsel pada 15–21 Oktober 2026. Setiap kandidat diwajibkan mengantongi dukungan minimal 20 persen atau tujuh dari total 27 pemilik suara.
Kandidat juga harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, di antaranya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan kesehatan, serta surat keterangan dari pengadilan sesuai ketentuan panitia.
Tahapan verifikasi keabsahan peserta dan kelengkapan berkas dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026. Adapun Musyawarah Daerah (Musda) V Demokrat Sulsel akan digelar di Hotel Claro Makassar pada 23 Oktober 2026.

Comment