Video Tembus 1,2 Juta Tayangan, Sri Wahyu Nengsi Ajak Pemilik Kafe Lindungi Anak

Kreator edukasi asal Makassar, Sri Wahyu Nengsi

Kreator edukasi asal Makassar, Sri Wahyu Nengsi. (Dok Netral.co.id).

Makassar, Netral.co.id – Kreator edukasi asal Makassar, Sri Wahyu Nengsi atau yang akrab disapa Yuyu, kembali menyoroti isu perlindungan anak di ruang publik.

Melalui akun Instagram pribadinya, @yuyu.swn, Yuyu membagikan konten edukasi yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap perilaku dan lingkungan anak ketika berada di luar rumah.

Salah satu video yang diunggahnya menampilkan ilustrasi dua siswa yang masih mengenakan seragam sekolah dan terlihat bermesraan di sebuah kafe.

Konten tersebut mendapat perhatian luas dan telah ditonton sekitar 1,2 juta kali dalam sehari setelah diunggah.

Yuyu mengatakan, anak-anak yang masih berstatus sebagai pelajar membutuhkan arahan dari orang dewasa, termasuk ketika berada di ruang publik.

“Anak-anak yang masih berseragam sekolah masih perlu diarahkan. Sebagai orang dewasa kita punya peran untuk membantu menjaga batasan dan lingkungan mereka,” ujar Yuyu dalam konten tersebut.

Menurut Yuyu, pemilik kafe maupun pengelola tempat umum dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Ia mengimbau agar apabila menemukan perilaku anak yang dinilai perlu diarahkan, teguran disampaikan dengan cara yang baik tanpa mempermalukan anak di depan orang lain.

“Kafe adalah ruang publik. Kita semua punya tanggung jawab sosial untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik bagi anak-anak,” katanya.

Yuyu juga menilai pengawasan terhadap anak tidak sepenuhnya dapat dilakukan oleh orang tua.

Sebab, orang tua tidak selalu mengetahui aktivitas anak ketika berada di luar rumah maupun di luar lingkungan sekolah.

Karena itu, menurut dia, kepedulian masyarakat dan lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak.

Konten tersebut mendapat beragam respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mendukung pesan yang disampaikan Yuyu dan menilai pengawasan serta edukasi anak membutuhkan keterlibatan tidak hanya dari keluarga, tetapi juga lingkungan sosial.

Yuyu selama ini aktif membuat konten edukasi yang membahas isu perempuan, perlindungan anak, literasi digital, pengawasan aktivitas anak di dunia maya, serta etika bermedia sosial.

Melalui konten-konten tersebut, ia berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menciptakan ruang publik yang aman, edukatif, dan ramah bagi anak.

Lebih lanjut bisa langsung nonton videonya melalui link ini.

Comment