MAKASSAR — Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra, Vonny Ameliani, membeberkan sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menjadi strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Hal tersebut disampaikan Vonny saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Partai Gerindra se-Sulawesi Selatan yang digelar di Malino, Sabtu (5/9/2026).
Di hadapan ratusan peserta diklat yang mengenakan seragam Partai Gerindra, Vonny menjelaskan sejumlah kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pendidikan.
Menurut Vonny, pendidikan menjadi salah satu kunci penting untuk memutus mata rantai kemiskinan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Ia menyoroti masih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan akhirnya berada dalam kondisi sosial ekonomi yang sama dengan orang tuanya.
“Masih 65 persen orang tua masih mewariskan kemiskinan ke anaknya,” ungkap Vonny dalam pemaparannya.
Karena itu, kata dia, negara harus hadir memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Salah satu program yang disorot adalah Sekolah Rakyat. Vonny menjelaskan, program tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, khususnya kelompok desil 1 dan 2.
“Presiden Prabowo hadirkan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, khususnya kelompok desil 1 dan 2. Program tersebut mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA untuk menjamin pendidikan anak bangsa,” tegasnya.
Selain mendapatkan pendidikan, peserta didik Sekolah Rakyat juga memperoleh berbagai fasilitas penunjang. Di antaranya asrama, makan tiga kali sehari, seragam, hingga ruang belajar yang memadai.
Vonny mengatakan, dukungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memastikan anak-anak bisa bersekolah, tetapi juga memenuhi kebutuhan mereka selama mengikuti pendidikan, termasuk aspek gizi.
“Semua anak Sekolah Rakyat dijamin kebutuhan dan perlengkapan sehari-hari termasuk dalam pembentukan gizi,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan program tersebut menjadi bentuk intervensi pemerintah untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada anak-anak dari keluarga miskin agar dapat meningkatkan kualitas hidup dan memiliki masa depan yang lebih baik.
“Ini bukan hanya soal sekolah, tetapi bagaimana anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Vonny.
Dalam kesempatan tersebut, Vonny juga menekankan pentingnya pemahaman para kader Gerindra terhadap berbagai program pemerintah.
Menurutnya, kader partai perlu memahami arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo sehingga dapat menjelaskan program-program tersebut kepada masyarakat secara tepat.
Diklat Gerindra Sulsel tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para kader untuk memperdalam pemahaman mengenai program prioritas pemerintah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan upaya pengentasan kemiskinan.

Comment