10 Ribu Muslimah Hadiri Salam Indonesia, Ustazah Harisa Tipa Soroti Ketahanan Keluarga

IMG 20260803 WA0050

Makassar, Netral.co.id – Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Pusat, Ustazah Hj. Harisa Tipa Abidin, menegaskan muslimah memegang peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekuatan sebuah bangsa berawal dari keluarga yang kokoh, sementara keluarga yang kuat tidak terlepas dari peran perempuan dalam membentuk karakter generasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Harisa saat membuka kegiatan Salam Indonesia di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Makassar, Minggu 2 Agustus 2026.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah itu diikuti sekitar 10 ribu muslimah dari berbagai daerah di Indonesia.

Harisa menjelaskan, Salam Indonesia dirancang bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang penguatan kapasitas muslimah dalam bidang dakwah, kemanusiaan, pendidikan, dan pembangunan peradaban.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum lahirnya muslimah yang semakin berilmu, berakhlak, peduli terhadap sesama, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia,” ujar Harisa melalui rilisnya, Senin 3 Agustus 2026.

Menurut dia, ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat dan bangsa. Dalam konteks tersebut, muslimah memiliki tanggung jawab besar untuk mendidik anak, menanamkan nilai-nilai keislaman, sekaligus membentuk karakter generasi penerus.

Karena itu, Harisa menilai penguatan wawasan keislaman, ukhuwah, kapasitas diri, serta kepedulian sosial menjadi bekal penting agar muslimah mampu menjalankan perannya secara optimal di tengah dinamika kehidupan.

Ia juga mengajak muslimah agar tidak hanya menjadi penonton dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, tetapi ikut mengambil bagian menghadirkan solusi melalui gerakan dakwah, pendidikan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui majelis ilmu, silaturahmi, dan berbagai program yang dihadirkan, kami berharap semakin banyak muslimah yang terinspirasi untuk terus menebarkan manfaat serta menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” katanya.

Mengusung tema “Merajut Harmoni, Menguatkan Negeri untuk Indonesia Berkah”, Salam Indonesia menjadi wadah kolaborasi muslimah dari berbagai latar belakang untuk memperluas jejaring ukhuwah sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Sejumlah kegiatan digelar dalam acara tersebut, di antaranya Color for Palestine, Muslimah Creative Expo, Dialog Pemudi, layanan konsultasi syariah, konsultasi bisnis, layanan baca Al-Qur’an, layanan kesehatan mental, hingga program 1.000 paket pangan murah dan preloved gratis bagi masyarakat.

Rangkaian program itu, menurut Harisa, merupakan bagian dari komitmen Muslimah Wahdah Islamiyah menghadirkan dakwah yang tidak berhenti pada penyampaian ilmu, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di bidang sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

Di akhir sambutannya, Harisa berharap Salam Indonesia dapat melahirkan lebih banyak muslimah yang memiliki kepedulian, kapasitas, dan keberanian untuk berkontribusi dalam memperkuat keluarga, memberdayakan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang harmonis dan diberkahi.

Comment