Makassar, Netral.co.id – Delegasi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang National Welding Competition (NWC) 2026 yang diselenggarakan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 13 – 17 Juli 2026.
Dari lima mahasiswa yang mewakili PNUP, empat di antaranya berhasil meraih gelar juara pada berbagai kategori kompetisi pengelasan tingkat nasional.
Capaian tersebut menjadi sejarah baru bagi PNUP, mengingat pada penyelenggaraan NWC di tahun-tahun sebelumnya delegasi kampus ini belum pernah berhasil membawa pulang gelar juara.
Kelima delegasi merupakan hasil seleksi internal yang digelar Jurusan Teknik Mesin PNUP dan diikuti oleh 49 mahasiswa dari berbagai program studi.
Seleksi tersebut bertujuan menjaring peserta dengan kompetensi pengelasan terbaik untuk mewakili kampus pada ajang nasional.
Seluruh delegasi didampingi dosen Jurusan Teknik Mesin PNUP, Ahmad Nurul Muttaqin, S.S.T., M.T., yang juga bertindak sebagai pembimbing selama persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Menariknya, para peserta hanya menjalani masa persiapan intensif selama tiga pekan sebelum bertolak ke Surabaya.
Meski memiliki waktu yang relatif singkat, mereka mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
PNUP mengirimkan lima mahasiswa pada empat kategori lomba, yakni SMAW Pipe 6G, SMAW Plate 2G, SMAW Pipe 2G, dan SMAW Plate 3G untuk kategori mahasiswi.
Empat mahasiswa yang berhasil meraih prestasi masing-masing adalah Maman Abdurahman dari Program Studi D3 Teknik Mesin yang meraih Juara II kategori Expert SMAW Pipe 6G, Muh. Mirfan Nur dari Program Studi D4 Teknik Manufaktur yang meraih Juara II kategori Competent SMAW Plate 2G, Amin Ibrahim dari Program Studi D3 Teknik Mesin yang berhasil menjadi Juara I kategori Novice SMAW Pipe 2G, serta Elma Aris Passari dari Program Studi D3 Teknik Mesin yang meraih Juara II kategori Novice SMAW Plate 3G untuk kategori mahasiswi.
Dosen pendamping delegasi, Ahmad Nurul Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa menjadi bukti bahwa sistem pembinaan dan seleksi internal yang diterapkan Jurusan Teknik Mesin PNUP berjalan efektif.
“Alhamdulillah, hasil ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan dan seleksi internal yang kami jalankan membuahkan hasil.
Ini adalah pencapaian pertama bagi PNUP di ajang National Welding Competition, dan kami berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang pengelasan,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi momentum bagi Jurusan Teknik Mesin PNUP untuk terus memperkuat pembinaan kompetensi mahasiswa di bidang pengelasan, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri logam, perkapalan, manufaktur, hingga energi.
Selain itu, capaian tersebut diharapkan membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa PNUP untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi, seperti ASEAN Skills Competition maupun WorldSkills Competition, sehingga mampu bersaing di tingkat internasional.

Comment