Bantaeng, Netral.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri. Sejumlah instansi terkait dilibatkan dalam rapat koordinasi guna memastikan pelaksanaan ibadah tersebut dapat berjalan tertib, aman dan lancar, (11/3/2026).
Rapat persiapan tersebut digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Bantaeng pada Rabu, 11 Maret 2026. Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Kasubbag TU Kemenag Bantaeng Sopyan Yasri, S.Ag., M.Sos.I turut hadir dalam rapat tersebut.
Rapat dipimpin oleh Asisten I Pemda Bantaeng Asruddin dan dihadiri Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab, serta sejumlah pimpinan OPD dan instansi terkait.
Dalam arahannya mewakili Bupati Bantaeng, Sekda H. Abdul Wahab menekankan pentingnya koordinasi seluruh pihak agar pelaksanaan Salat Idulfitri dapat berlangsung tanpa hambatan.
“Pada pelaksanaannya nanti kita berharap tidak ada situasi yang mengganggu pelaksanaan salat Id, termasuk dalam pengaturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar panitia mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat hari pelaksanaan.
“Kita juga harus mengantisipasi, termasuk jika terjadi hujan. Selain itu, saya berharap evaluasi-evaluasi tahun lalu bisa kita tingkatkan agar pelaksanaan tahun ini lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Pemda Bantaeng Asruddin yang memimpin jalannya rapat membahas sejumlah hal teknis terkait kepanitiaan dan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja maksimal, khususnya dalam pengaturan lalu lintas dan pengendalian keramaian.
Pada kesempatan tersebut, Kasubbag TU Kemenag Bantaeng Sopyan Yasri juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Syawal oleh pemerintah.
“Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama RI, pemerintah akan melaksanakan sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026 untuk menentukan apakah Lebaran jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan harapan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng agar momentum Idulfitri dapat dirayakan secara bersama dan pelaksanaannya berjalan dengan baik.
“Kita berharap semoga Lebaran kita bisa bersama dan penyelenggaraan Salat Idulfitri dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.
Selain itu, pihak Kemenag Bantaeng juga akan memastikan kembali arah kiblat di lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapangan Pantai Seruni.
“Kami akan memastikan kembali arah kiblat di Lapangan Pantai Seruni, apakah penandanya masih seperti sebelumnya atau perlu diperbarui,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa yang akan bertindak sebagai khatib Salat Idulfitri di Bantaeng adalah Ustad Ambo, S.Pd.I, sementara Kepala Kantor Kemenag Bantaeng H. Misbah, S.Ag., MA. diamanahkan sebagai cadangan khatib. Adapun yang akan bertindak sebagai imam Salat Idulfitri adalah Muh. Bilal.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Bantaeng menyampaikan bahwa area parkir jamaah akan dipusatkan di Lapangan Hitam, sementara pelaksanaan Salat Idulfitri direncanakan berlangsung di Alun-alun atau Lapangan Pantai Seruni Bantaeng. Dishub juga akan mengerahkan personel untuk membantu pengamanan dan penertiban lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng juga menyatakan kesiapan dengan menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis saat pelaksanaan salat Id.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kabag Kesra Pemda Bantaeng, perwakilan Kodim 1410 Bantaeng, serta sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Comment