MAKASSAR — Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memilih akhir pekannya dengan menyambangi warga di Pulau terluar, Kota Makassar.
Bukan sekadar kunjungan biasa, lawatan ke Pulau Lanjukang di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (20/6/2026), menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan pembangunan dan pelayanan publik menjangkau hingga kawasan kepulauan.
Pulau Lanjukang yang berada di gugusan Kepulauan Spermonde merupakan salah satu pulau terjauh yang masuk dalam wilayah administrasi Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan perlunya langkah konkret dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk lebih gencar mempromosikan potensi wisata yang dimiliki pulau-pulau di Kota Makassar.
Menurutnya, keindahan alam, kekayaan bawah laut, serta budaya masyarakat kepulauan Sangkarrang, merupakan aset yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Potensi wisata kepulauan yang kita miliki sangat besar. Karena itu, perlu ada promosi yang lebih masif agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung,” ujar Appi.
Dalam kunjungan Munafri yang akrab disapa Appi tersebut, tidak datang dengan tangan kosong. Ia menyerahkan bantuan berupa satu unit generator set (genset) dan pompa air untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan layanan listrik dan ketersediaan air bersih bagi warga Pulau Lanjukang.
Kehadiran Appi di pulau terluar itu juga bertepatan dengan kegiatan Bakti Sosial Polda Sulawesi Selatan dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.
Bersama jajaran Polda Sulsel, unsur Forkopimda, dan masyarakat kepulauan, ia mengikuti rangkaian kegiatan sosial yang menjadi simbol sinergi pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam melayani masyarakat hingga wilayah terdepan Kota Makassar.
Usai menyerahkan bantuan dan menyapa warga, Appi turut menjajal skuter air (jet ski) bersama jajaran Polda Sulsel.
Atraksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan sekaligus menunjukkan aksesibilitas jalur laut menuju kawasan kepulauan yang menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah.
Tak hanya berinteraksi dengan peserta kegiatan, Appi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga Pulau Lanjukang untuk mendengar berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Baginya, pembangunan Kota Makassar tidak hanya berpusat di daratan, tetapi harus dirasakan secara merata oleh seluruh warga, termasuk yang tinggal di pulau-pulau terluar.
Lebih lanjut, Appi menilai, peningkatan kunjungan wisatawan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan berkembangnya sektor pariwisata, kata dia, berbagai usaha masyarakat seperti penyediaan penginapan, kuliner, jasa transportasi laut, hingga penjualan produk UMKM akan ikut tumbuh dan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi warga pulau.
“Ketika wisatawan datang, yang merasakan manfaatnya bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat pulau itu sendiri. Perputaran ekonomi akan meningkat, pendapatan terbuka, dan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Menariknya, perjalanan kembali menuju daratan Makassar dilakukan Appi dengan menggunakan jet ski yang dikawal armada Polietilen BPBD Kota Makassar.
Jika perjalanan menuju Pulau Lanjukang biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam menggunakan kapal cepat karena jaraknya mencapai kurang lebih 40 kilometer dari pusat Kota Makassar.
Maka perjalanan Munafri, dari Pulau Lanjukang menggunakan jet ski hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam menit untuk tiba di daratan.

Comment