MAKASSAR – Dukungan terhadap Dr H Alimuddin, SH, MH, MKn untuk kembali memimpin Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto periode 2026-2030 terus menguat.
Sejumlah tokoh Turatea memberikan apresiasi dan dukungan kepada Alimuddin yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum PP KKT Jeneponto. Dukungan tersebut muncul menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VI PP KKT Jeneponto yang akan digelar di Hotel Claro Makassar pada 24 Juli 2026.
Akademisi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Dr Basri Modding, turut memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Alimuddin. Dukungan serupa juga disampaikan Guru Besar Prof Dr Sukri Palutturi serta Dr HM Syafruddin Nurdin.
Syafruddin menilai Alimuddin memiliki kemampuan, kapasitas, dan dedikasi dalam memimpin KKT Jeneponto. Menurutnya, Alimuddin berhasil membangun komitmen untuk mewujudkan KKT sebagai wadah kerukunan yang harmonis.
“Secara personal saya kenal beliau bagaimana kemampuan, kapasitas dan dedikasinya dalam memimpin KKT. Beliau mampu membangun komitmen dalam menggapai visi KKT sebagai wadah kerukunan yang harmonis,” ujar Syafruddin.
Ia juga menilai jaringan Alimuddin di berbagai tingkatan telah membuat KKT Jeneponto semakin dikenal di tengah masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar Alimuddin kembali diberi kesempatan untuk memimpin KKT pada periode berikutnya.
“Bagi saya cari samanya saja sulit, apalagi di atasnya. Jadi beri kesempatan lagi beliau untuk memimpin KKT karena sosok beliau masih sangat dibutuhkan KKT untuk mencapai kemandirian secara kelembagaan dan kaderisasi,” katanya.
Dukungan juga datang dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP KKT Jeneponto, Abdul Rachmat Noer SE, MM (ARN). Ia menilai sosok Alimuddin masih sangat dibutuhkan untuk memimpin organisasi tersebut pada periode 2026-2030.
Menurut ARN, Alimuddin dikenal sebagai sosok yang ramah dan egaliter serta memiliki kepedulian terhadap warga Jeneponto di manapun berada. Ia juga menyebut banyak kemajuan yang telah dicapai PP KKT Jeneponto selama kepemimpinan Alimuddin.
“Salah satunya selama lima tahun terakhir, tercatat telah terbentuk 14 pengurus wilayah provinsi dan puluhan pengurus daerah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ujar ARN, Minggu (19/7/2026).
ARN menambahkan, berdasarkan AD/ART KKT Jeneponto, tidak terdapat pembatasan masa periode jabatan sepanjang sosok tersebut masih dibutuhkan oleh organisasi.
Atas pertimbangan tersebut, peluang Alimuddin yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk kembali memimpin PP KKT Jeneponto periode 2026-2030 dinilai masih terbuka lebar.
Terlebih, dukungan dari akar rumput juga terus mengalir agar Alimuddin bersedia kembali menjadi Ketua Umum PP KKT Jeneponto dalam Munas VI yang akan memilih ketua dan pengurus baru untuk masa bakti 2026-2030.
Munas VI PP KKT Jeneponto sendiri saat ini tengah dipersiapkan. Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) telah melakukan berbagai persiapan, baik terkait teknis pelaksanaan, tata tertib, maupun mekanisme pemilihan calon ketua umum.
Rapat SC Munas digelar di Kampus Poltekkes Mega Rezky Makassar dan dipimpin Sekjen PP KKT Jeneponto Abdul Rachmat Noer. Rapat tersebut dihadiri Ketua SC Prof Dr Rusli Malli, Dr Abdul Haris Hamid, Burhanuddin Baso Tika, Prof Bahaking Rama, Muhammad Said, serta sejumlah anggota SC lainnya.
Munas VI PP KKT Jeneponto dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada 24 Juli 2026. Forum tersebut akan menjadi momentum bagi warga Turatea untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan organisasi KKT Jeneponto untuk periode 2026-2030.

Comment