Makassar, Netral.co.id – Polemik mengenai sosok yang akan mengisi kursi DPR RI melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan Rusdi Masse Mappasessu (RMS) akhirnya mendapat penegasan dari Partai NasDem. Di tengah beredarnya ucapan selamat kepada Putri Dakka di media sosial, DPW NasDem Sulawesi Selatan memastikan keputusan partai telah final.
Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem telah menetapkan Hayarna Hakim sebagai anggota DPR RI pengganti RMS untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
“SK PAW RMS ke Hayarna Hakim,” kata Syaharuddin, Jumat (19/6/2026).
Menurut Syaharuddin, keputusan tersebut bukan lagi sebatas wacana ataupun dinamika di ruang publik, melainkan keputusan resmi organisasi yang telah dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem.
Ia menjelaskan, SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim sebagai dasar penetapan PAW anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan.
“SK ditandatangani Ketum Surya Paloh dan Sekjen NasDem Hermawi Taslim,” ujarnya.
Syaharuddin juga menunjukkan salinan keputusan DPP yang menetapkan pergantian antarwaktu anggota DPR RI atas nama Rusdi Masse Mappasessu dan menunjuk Hayarna Hakim sebagai peraih suara terbanyak berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa proses penetapan dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mekanisme internal partai.
Keputusan DPP NasDem itu diketahui telah ditetapkan sejak 16 April 2026 dan menjadi dasar pelaksanaan tahapan administrasi hingga proses pelantikan anggota DPR RI pengganti.
Syaharuddin meminta seluruh kader dan simpatisan menghormati keputusan tersebut serta tidak lagi menggiring spekulasi yang berkembang di media sosial.
“Keputusan DPP adalah keputusan organisasi yang telah melalui proses dan mekanisme sesuai aturan partai. Sebagai kader NasDem, kita wajib menghormati dan menjalankan keputusan tersebut,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen partai untuk kembali fokus pada kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat dibanding memperpanjang polemik pergantian kursi di parlemen.
“Yang terpenting saat ini adalah menjaga soliditas partai dan terus bekerja untuk masyarakat. NasDem tetap fokus mengawal program-program kerakyatan dan memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh tingkatan,” pungkasnya.
Dengan keluarnya SK tersebut, arah PAW kursi DPR RI yang ditinggalkan RMS kini disebut telah jelas: Hayarna Hakim menjadi nama yang dipersiapkan melanjutkan estafet representasi NasDem di Senayan.

Comment