Netral.co.id, Jakarta, – Prof. Guntur Hamzah telah disetujui sebagai Hakim Konstitusi yang berasal dari unsur lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Akademisi Indonesia yang menjabat sebagai Guru Besar di bidang Hukum Administrasi Negara dan Hukum Tata Negara pada Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu akan menggantikan Aswanto.
Guntur Hamzah disetujui melalui rapat paripurna DPR RI yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di ruang rapat paripurna, Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis 29 September 2022.
Persetujuan ini berdasar setelah rapat internal yang dilakukan Komisi III DPR RI yang tidak memperpanjang masa jabatan Hakim Konstitusi atas nama Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.Si. dan menunjuk Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H, sebagai hakim konstitusi.
“Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang yang terhormat apakah persetujuan untuk tidak akan memperpanjang masa jabatan hakim konstitusi yang berasal dari usulan lembaga DPR atas nama Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.Si. dan menunjuk saudara Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H, sebagai Hakim Konstitusi yang berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat dapat disetujui?” tanya Dasco. Selanjutnya dijawab, “setuju!” oleh para Anggota Dewan.
Dasco pun mengungkapkan, rapat konsultasi pengganti Rapat Bamus hari ini tanggal 29 September telah membahas surat Komisi III, dan dengan keputusan sebagai berikut, lima fraksi menyetujui, satu fraksi menyetujui dengan catatan sesuai mekanisme, satu fraksi menolak dan dua fraksi tidak hadir.
Baca Juga: Menko Perekonomian Klaim Angka Inflasi Indonesia Masih Baik Dari Negara Lain
Baca Juga: Komisi VII Minta Pemerintah Perhatikan Kawasan Industri Bantaeng
Comment