Sinergi Strategis Tingkatkan Literasi Menulis Siswa SMA Islam Athirah Baruga

Upaya peningkatan literasi menulis di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. SMA Islam Athirah Baruga menggelar pertemuan strategis bersama berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pengembangan program literasi menulis pada jenjang Sekolah Menengah Atas, Selasa (5/5).

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala SMA Islam Athirah, Dr. Bakry, M.Si., M.Stat., Gr., Plt. Kepala UPT Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Kaharullah, S.E., M.M., serta Manager PT. Matrix Utama Indonesia, Ismail, S.E., M.M. Turut hadir pula jajaran internal SMA Islam Athirah. (Netral.co.id/F.R)

Baruga, Netral.co.id – Upaya peningkatan literasi menulis di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. SMA Islam Athirah Baruga menggelar pertemuan strategis bersama berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pengembangan program literasi menulis pada jenjang Sekolah Menengah Atas, Selasa (5/5).

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala SMA Islam Athirah, Dr. Bakry, M.Si., M.Stat., Gr., Plt. Kepala UPT Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Kaharullah, S.E., M.M., serta Manager PT. Matrix Utama Indonesia, Ismail, S.E., M.M. Turut hadir pula jajaran internal SMA Islam Athirah, termasuk Kepala Perpustakaan dan para guru yang terlibat langsung dalam implementasi program literasi.

Fokus utama pembahasan adalah penguatan budaya literasi menulis siswa melalui berbagai output akademik, seperti penyusunan buku antologi, karya tulis ilmiah (KTI), serta artikel populer dan ilmiah. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis siswa secara teknis, tetapi juga membangun daya pikir kritis, sistematis, dan berbasis riset.

Selain itu, program ini juga diarahkan pada upaya pendokumentasian karya siswa secara berkelanjutan. Dokumentasi tersebut memiliki nilai historis dan emosional, di mana para alumni di masa depan diharapkan dapat kembali ke sekolah bersama anak, cucu, atau keluarga mereka untuk melihat langsung karya tulis yang pernah dihasilkan semasa menempuh pendidikan. Dengan demikian, karya tulis tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga menjadi warisan intelektual yang memperkuat ikatan antara alumni dan almamater.

Dalam suasana penuh keakraban, para peserta pertemuan berdiskusi secara produktif terkait desain program, pendampingan teknis, hingga peluang kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, pemerintah, dan sektor swasta. Sinergi ini dinilai strategis dalam menciptakan ekosistem literasi yang berdampak nyata dan berkesinambungan.

Kepala SMA Islam Athirah menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga produktif dalam menghasilkan karya tulis berkualitas. Sementara itu, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif yang mendorong peningkatan literasi berbasis praktik nyata di sekolah.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir karya-karya tulis siswa yang tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran bagi masyarakat luas serta menjadi jejak intelektual yang dikenang lintas generasi.

Comment