IPMMASI Silaturahmi dengan Bupati Dompu, Pendidikan dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pembahasan

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mangge Asi (IPMMASI) menggelar agenda silaturahmi dan diskusi bersama Bupati Dompu, Bambang Firdaus, pada Minggu, 15 Februari. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian generasi muda, mulai dari pendidikan, pertanian, peternakan hingga perikanan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mangge Asi (IPMMASI) menggelar agenda silaturahmi dan diskusi di kediaman Bupati Dompu Bambang Firdaus. (Foto: Netral.co.id/F.R)

Dompu, Netral.co.idIkatan Pelajar dan Mahasiswa Mangge Asi (IPMMASI) menggelar agenda silaturahmi dan diskusi bersama Bupati Dompu, Bambang Firdaus, pada Minggu, (15/02/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian generasi muda, mulai dari pendidikan, pertanian, peternakan hingga perikanan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Dalam forum diskusi yang berlangsung di kediaman Bupati, Bambang Firdaus menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia mendorong IPMMASI agar memprioritaskan pembentukan dan penguatan lembaga kegiatan pendidikan.

“Saya sarankan fokus pada pendidikan dan membangun lembaga kegiatan pendidikan. Pemerintah daerah siap mendukung,” ujar Bambang.

Menurutnya, rendahnya kualitas SDM menjadi salah satu faktor munculnya berbagai persoalan sosial di kalangan anak muda, termasuk tawuran. Ia menilai pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.

“Kenapa anak muda suka tawuran? Karena tidak sekolah. Pendidikan itu sangat penting. Ibarat pohon yang memiliki batang, daun, dan buah, pendidikan adalah penopangnya,” katanya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya keteladanan di kalangan generasi muda. Ia menilai anak-anak cenderung meniru perilaku yang mereka lihat di lingkungan sekitarnya. Karena itu, ia mengajak mahasiswa dan pemuda untuk menjadi contoh positif di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu perwakilan IPMMASI meminta Bupati Dompu untuk menjadi narasumber pada kegiatan organisasi nantinya. Permintaan itu disambut positif oleh Bambang Firdaus yang menyatakan kesiapannya untuk hadir.

Selain pendidikan, pertemuan tersebut turut membahas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai peluang strategis bagi generasi muda. Bupati mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu dirinya melakukan kunjungan ke Jakarta untuk mengurus berbagai program di sektor tersebut, termasuk melobi bantuan sapi bibit unggul.

Ia menjelaskan, kualitas sapi lokal di Dompu dinilai belum mampu bersaing di pasar nasional akibat penurunan mutu genetik, salah satunya karena praktik perkawinan sedarah. Untuk itu, pemerintah daerah berupaya melakukan perbaikan keturunan melalui dukungan dari Kementerian Pertanian.

Di sektor peternakan unggas, Bambang menyebut Dompu saat ini baru mampu memenuhi sekitar 12 persen kebutuhan telur ayam di daerahnya, sementara 88 persen masih dipasok dari luar daerah. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang usaha yang besar bagi generasi muda.

“Peluangnya sudah ada di depan mata. Tinggal adik-adik semua yang bergerak. Pemerintah daerah akan mendukung, tetapi harus ada bukti keseriusan dan langkah nyata,” tegasnya.

Melalui pertemuan ini, IPMMASI dan Pemerintah Kabupaten Dompu diharapkan dapat membangun sinergi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan sektor ketahanan pangan, sekaligus memberdayakan generasi muda agar lebih produktif dan berdaya saing.

Comment