Parepare, Netral.co.id – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid bergerak sigap mengarahkan jajaran Pemerintah Kota Parepare untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI dan Gubernur Sulawesi Selatan.
Itu ditandai dengan Wali Kota Tasming Hamid memimpin langsung Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Arahan Presiden dan Gubernur yang dirangkai dengan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (11/2/2026).
Rakor dihadiri lengkap oleh Wakil Wali Kota Hermanto, Ketua DPRD Kaharuddin Kadir, Sekda Amarun Agung Hamka beserta seluruh pejabat Pemkot Parepare, Camat dan Lurah, LMPK serta para stakeholder.
Di hadapan ratusan peserta Rakor, Tasming Hamid menekankan, arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rakornas Pemerintah Pusat di Bogor, kemudian telah ditindaklanjuti oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman harus menjadi atensi untuk ditindaklanjuti di Parepare.
“Bukan sekadar wacana, tapi harus ada langkah konkret untuk ditindaklanjuti. Termasuk masalah kebersihan, angkut sampah (Indonesia ASRI) betul-betul jadi atensi karena video kegiatan harus dikirim ke Sekretariat Negara,” kata Tasming
Tasming mengemukakan, menindaklanjuti arahan Presiden yang bercita-cita ingin melihat Indonesia maju seperti dengan terwujudnya penurunan stunting, penurunan kemiskinan, ketahanan pangan dan lainnya juga harus dapat diwujudkan di Parepare.
Karena itu, Tasming menjadikan atensi semua program prioritas nasional ditindaklanjuti di Parepare. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang secara nasional sudah menyasar 60 juta penerima.
Di Parepare, sudah melayani 25.173 siswa dari 8 SPPG yang beroperasi. Parepare wajib menyiapkan minimal 11 SPPG, namun baru 8 yang beroperasi memiliki izin, sementara 6 lainnya belum memiliki izin. Tasming mendesak agar Parepare segera memenuhi kuota SPPG tersebut.
“Penting dibuat segera Satgas MBG agar lebih cepat kuotanya terpenuhi di Parepare, dan supaya manfaatnya cepat dirasakan oleh masyarakat. Dan terutama menindaklanjuti setiap keluhan terkait MBG,” ujar Tasming.
Program lain mendesak adalah Koperasi Merah Putih yang harus ada di setiap Kelurahan di Parepare. Terungkap di Parepare, kendalanya adalah masalah lahan yang sebagian besar belum siap.
Yang juga harus segera direalisasikan adalah Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, rehabilitasi sekolah, penuntasan TBC, pembangunan rumah sakit berkualitas, menjaga stabilitas pangan, dan penurunan stunting.
Tasming juga mengingatkan atensi khusus Presiden dalam arahannya di Rakornas adalah menjaga kebersihan lingkungan dari sampah melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Presiden menginstruksikan seluruh Forkopimda, TNI, Polri terlibat dalam gerakan bersih-bersih lingkungan di setiap daerah.
“Jadi arahan Presiden dilibatkan semua untuk lakukan bersih-bersih. Kita di Parepare sudah lakukan setiap Jumat dicanangkan Jumat Bersih, tapi nanti kita lebih masifkan. Yang terpenting adalah tingkatkan koordinasi dengan TNI, Polri, termasuk sarana prasarana pendukung, dan tentu yang terutama diangkut sampahnya,” ingat Tasming.
Gagasan Presiden lainnya adalah gentengnisasi di setiap daerah. Di Parepare, Tasming mengusulkan agar langkah awal gedung-gedung pemerintah yang digentengnisasi.
“Intinya perintah Presiden harus dieksekusi. Termasuk stabilitas nasional, diminta harus dijaga sampai ke tingkat bawah,” tegas Tasming.
Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun dalam kesempatan itu melaporkan tentang capaian Pemkot Parepare mendukung proyek strategis nasional hingga 2026.
“Atensi Bapak Presiden dari Rakornas ditindaklanjuti Gubernur, dan kini ditindaklanjuti di Kota Parepare. Dan atas arahan Bapak Wali Kota proyek strategis nasional di Parepare semuanya on progres,” pungkasnya.

Comment